Category Archives: Pemilu

KPU Resmi Menetapkan Hasil Rekap Pemilu Presiden (Pilpres) 2009; JK Terima Berkas, Mega Menolak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan hasil rekap Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, dengan kemenangan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. Namun, penetapan itu tidak dibarengi penetapan pasangan calon terpilih karena KPU (Komisi Pemilihan Umum) menunggu hasil persidangan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ini baru penetapan rekap, penetapan calon terpilih belum," kata Abdul Hafiz Anshary, ketua KPU usai sidang penetapan hasil Pilpres di gedung KPU, Jakarta, kemarin (25/7). Pleno penetapan hasil pilpres dihadiri dua pasang calon presiden-wakil presiden, yakni SBY-Boediono dan Jusuf Kalla-Wiranto. Dua pasang calon ini hadir bersama tim kampanye masing-masing.

Read the rest of this entry

Iklan

Presiden Terpilih Tunggu Sidang MK

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary mengatakan, penetapan pasangan capres dan cawapres terpilih akan dilakukan setelah selesai masa sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).
Pada Sabtu (25/7), KPU hanya menetapkan hasil rekapitulasi suara pilpres nasional. "Sekarang ini, hanya penetapan resmi hasil pilpres, sedangkan penetapan pasangan calon terpilih nanti setelah masa sidang sengketa di MK selesai," kata Hafiz di kantor KPU, Jakarta, kemarin.
Penghitungan KPU di 33 provinsi menghasilkan kemenangan untuk pasangan SBY-Boediono dengan 73.874.562 atau 60,80 persen suara; pasangan Megawati-Prabowo dengan 32.548.105 suara atau 26,79 persen; serta pasangan JK-Wiranto sebanyak 15.081.814 suara atau 12,41 persen. Suara sah sebanyak 121.504.481 dan suara tidak sah sebanyak 6.479.174.

Read the rest of this entry

Hasil Rekapitulasi Tujuh Provinsi SBY-Boediono Unggul

HASIL rekapitulasi manual secara nasional di tujuh provinsi menunjukkan perolehan suara pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono unggul dibandingkan dua pasangan lainnya dengan meraih 20.853.944 suara atau 57,95 persen.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru selesai melaksanakan rekapitulasi di tujuh provinsi yaitu Bali, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat.

Read the rest of this entry

Pilpres Putaran Kedua Tetap Disiapkan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap melakukan segala persiapan untuk pilpres putaran kedua, sambil menunggu hasil resmi perolehan suara pilpres. Alasannya, undang-undang tetap mewajibkan KPU untuk mempersiapkan pilpres putaran kedua jika belum ada hasil resmi perolehan suara.

Read the rest of this entry

Kenapa Banyak Pemilih Mencontreng Nomor 2?

Hasil penghitungan cepat sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan SBY-Boediono sebagai pemenang Pemilu Presiden 2009. Menurut versi hitung cepat, pasangan ini menangguk suara mayoritas sekitar 60 persen. Ada apa di balik kemenangan SBY-Boediono? Apa yang ada di benak para pemilih sehingga mereka lebih banyak mencontreng pasangan ini?

Read the rest of this entry

Inilah Rahasia Kemenangan SBY-Boediono

Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menyebutkan, kemenangan SBY-Boediono disebabkan, pertama, posisi SBY sudah sangat kuat sebelum kampanye dimulai.
Kedua, masa kampanye satu bulan memang berhasil menurunkan Yudhoyono dan menaikkan Jusuf Kalla, tetapi tidak signifikan untuk dua putaran. Ketiga, kepribadian Yudhoyono sangat disukai dan sulit digoyahkan.

Read the rest of this entry

Janjikan Anggaran Rp 2 T untuk Tunjangan Kades, JK-Win

Wapres Jusuf Kalla(JK) bertemu dengan seluruh kepala desa (kades) se-Indonesia timur di Manado, Sulawesi Utara. Dalam pertemuan ini, JK menjanjikan anggaran Rp 2 triliun untuk memberikan tunjangan bagi kades.
Janji ini sebetulnya sudah pernah diucapkan JK pada saat bertemu dengan kades di Jawa Timur beberapa pekan lalu. Namun, saat itu JK tidak menyebutkan angka secara eksplisit, dan baru kali ini JK mulai menyebut angka.

Read the rest of this entry

Iklan Pendidikan Gratis Bohongi Rakyat

Klaim pendidikan gratis yang gencar dipromosikan pemerintah rupanya tak sesuai dengan kenyataan. Dalam debat cawapres yang digelar di Gedung Bidakara Jakarta, Selasa (30/6) malam, Prabowo Subianto secara tandas menyebut iklan pendidikan gratis tersebut tidak benar.
Prabowo mengungkap, dirinya telah bertandang ke sejumlah daerah untuk bertemu langsung dengan warga masyarakat. Setiap kali pertemuan, warga selalu mengatakan bahwa pendidikan gratis yang dipromosikan pemerintah lewat berbagai media adalah bohong belaka.

Read the rest of this entry

SBY Sudah Mengaku Sudah Tidak Bisa Menahan Diri Atas Kritikan Yusuf Kalla

TEMPO Interaktif, Balikpapan – Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyesalkan komentar Jusuf Kalla yang dianggap membuka permasalahan internal pada publik.

Jusuf Kalla dinilai menyerang kebijakan calon wakil presiden Boediono pada saat masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu.

Masalah internal kabinet dibawa ke sana sini. Disampaikan pada publik,” kata Yudhoyono saat kampanye rapat terbatas di DOME Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (28/6).

Read the rest of this entry

Debat Kandidat Cawapres; Boediono dan Prabowo Meruncing

Meski secara keseluruhan Debat Cawapres semalam tidak semenarik debat sebelumnya, namun setidaknya ada bagian-bagian yang justru meruncing, dan memperlihatkan debat sesungguhnya. Hal itu terlihat dari perdebatan vulgar antara Boediono dan Prabowo Subianto.
Putaran terakhir Debat Cawapres di Hotel Bidakara, Jaksel, 30 Juni semalam, seolah milik Prabowo dan Boediono. Sebab, mereka berdua lah yang lebih mencuri perhatian dengan sikap yang saling serang. Selebihnya, kedua capres tersebut jarang atau bahkan hampir tidak pernah mendebat Wiranto, dan begitu pula sebaliknya.

Read the rest of this entry

Pengakuan Penyebar Selebaran Istri Boediono Seorang katolik

Kasus penyebaran fotocopy tabloid yang mendeskriditkan Herawati, istri cawapres Boediono terus bergulir. Bahkan penyebaran selebaran itu diduga melibatkan tim sukses pasangan SBY-Boediono sendiri.

Read the rest of this entry

Selebaran Istri Boediono Katolik

Rizal Mallarangeng: Apa Susahnya JK Minta Maaf

Tim sukses SBY, Rizal Mallarangeng bersikeras agar Capres Jusuf Kalla (JK) menjelaskan dan meminta maaf terkait  selebaran istri Cawapres Boediono katolik. Kubu SBY pun akan menghadirkan Abdul Wahab Dalimunthe yang dituding mengotaki insiden itu.
"Apa susahnya minta maaf. Bapak Jusuf Kalla harus menjelaskan kejadian itu," kata Rizal dalam jumpa pers di Hotel Bali Intercontinental, Denpasar, Bali (29/6/2009).

 

Read the rest of this entry

Debat Mulai "Menggigit"

Harapan untuk mendapatkan pertukaran ide dan gagasan mulai muncul dalam debat calon presiden yang berlangsung di studio MetroTV, Kamis (25/6) malam. Calon presiden, terutama M Jusuf Kalla, secara lugas maupun implisit memperlihatkan pandangan yang berbeda dari calon lain.

Secara umum, perdebatan bertema ”Mengentaskan Kemiskinan dan Pengangguran” yang dipandu ekonom Aviliani ini berlangsung lebih cair ketimbang pelaksanaan debat sebelumnya. Aviliani, misalnya, mempersilakan para capres berjalan di sekitar panggung.

Read the rest of this entry

Cak Imin: SBY-Boediono Figur Tepat

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Muhaimin Iskandar Muhaimin atau yang akrab disapa Cak Imin mengatakan, Indonesia butuh figur pemimpin yang ada dalam pribadi SBY dan Boediono.

SBY adalah pribadi yang santun, toleran, sabar, bisa menjalankan pemerintahan yang bersih, dan tidak pandang bulu untuk menindak korupsi. Adapun di sisi lain, Boediono merupakan figur yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah ekonomi yang mendera Indonesia.

Read the rest of this entry

Pak Boediono ikut ngeblog?!

Munculnya situs Boediono di http://www.boedionomendengar.com ternyata tidak datang seketika. Semuanya berawal dari diskusi selama dua jam dengan para blogger di Wetiga, sebuah warung angkringan full hotspot tempat mangkalnya para blogger di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, 26 Mei silam.

Read the rest of this entry

Sindiran Menohok di Depan Mata SBY

Jakarta – Malam Deklarasi Pemilu Damai menjadi ‘tidak damai’. Acara yang seharusnya penuh dengan suasana persahabatan tersebut berubah jadi tegang lantaran ‘ulah’ monolog Butet Kartaredjasa.

Read the rest of this entry