Air Terjun Niagara Membeku

Benar-benar cuaca ekstrim, air terjun niagarapun membeku, oh.. dunia ini pertanda apa ya?…  kalau mau tahu tentang air terjun niagara simak baik-baik ya berita berikut ini.

Niagara adalah nama kelompok dari tiga air terjun. Ketiga air terjun tersebut adalah air terjun Horseshoe (kadang-kadang disebut sebagai air terjun Kanada), air terjun Amerika, dan yang lebih kecil yakni air terjun Bridal Veil yang dipisahkan oleh sebuah pulau bernama Luna Island dari air terjun utama.

Meski tidak terlalu tinggi, Niagara merupakan air terjun yang sangat lebar dan terpopuler di dunia. Lebih dari 6 juta kaki kubik (168.000 m3) air per menit dijatuhkan dan ini merupakan air terjun yang paling kuat di Amerika Utara.

Niagara juga terkenal akan pelangi indahnya yang melintang di tengah derasnya air terjun. Keindahan alam yang terdapat di sekeliling Niagara membuat jutaan orang dari setiap belahan dunia mengunjunginya setiap hari. Apalagi kalau bukan untuk melihat air terjun yang paling populer ini. Sehingga, devisa pun banyak mengalir bagi kedua negara ini.

Dan sekrang, Suhu sedingin kutub di beberapa belahan Amerika Serikat bukan isapan jempol. Sapuan Polar Vortex dari kutub ini bahkan membekukan Niagara Falls, salah satu air terjun terspektakuler di dunia.

Akibat cuaca paling ekstrem, Rabu (8/1) atau Kamis (9/1) WIB, deru air yang biasa deras mengalir kini kaku menjadi bongkahan es laksana stalaktit, menghasilkan semacam relief pada ‘’dinding-dinding air’’ Niagara.

Fenomena alam yang paling menakjubkan di wilayah perbatasan Amerika-Kanada ini terjadi setelah suhu udara di beberapa bagian wilayah AS anjlok ke titik Sub-Arktik 52 derajat di bawah nol. Pemandangan ini akan selamanya dikenang para wisatawan yang berani mendekat dan mengalahkan hawa dingin di sekitar lokasi. Gambar-gambar yang diambil fotografer Reuters Aaron Harris dari Kanada memperlihatkan bongkahan ‘’air raksasa’’ menjuntai hingga 170 kaki sebelum menyentuh batuan besar di dasar.

Niagara dikunjungi sekitar 20 juta orang per tahun. Wisatawan dari berbagai belahan bumu biasanya meramaikan tiga sisi air terjun, baik yang ada di wilayah Amerika (American Falls dan Bridal Veil) maupun di wilayah Kanada (Horseshoe Falls). Dalam kondisi normal, volume air mencapai lebih dari 500 ribu liter per detik, yang merupakan kisaran tertinggi di dunia. Namun badai musim terdingin membuat sebagian aliran air di Niagara ‘’gagal terjun’’.

Beberapa hari terakhir AS benar-benar seperti freezer raksasa. Seperti dilansir CNN, temperatur yang terus membengkak sejak pekan lalu membuat Sungai Mississippi juga berlapis es dan salju. Perubahan cuaca diharapkan segera terjadi hari ini atau Sabtu esok.

Udara lebih hangat diharapkan membawa hujan, gerimis dan kabut, menabrak suhu yang masih di bawah titik beku. Hasilnya adalah apa yang disebut Badan Cuaca Nasional sebagai wintry mix (dingin oplosan), mengubah yang beku menjadi salju. Otoritas di enam negara bagian menyebutkan cuaca terburuk dalam dua dasa warsa terakhir ini telah merenggut 23 nyawa. Reuters | CNN  | Devy Lubis

Video Air terjun Niagara Membeku

Untuk Melihat videonya silakan klik disini

 

 

Iklan

Posted on 14/01/2014, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: