Tanda Si Kecil Siap Lepas Popok

Setidaknya ada tiga sinyal yang merupakan tanda kesiapan anak melepas popok sekali pakainya. Setelah sinyal itu muncul segera arahkan, berikan dukungan psikologis pada anak, sehingga ia berhasil melepas popok sekali pakai dan mampu melakukan aktivitas di toilet dengan baik. Berikut ketiga sinyal tersebut:
1. Anak dapat memberitahukan kepada orangtua bahwa popok sekali pakai yang digunakannya sudah penuh, berat, dan bocor. Ini berarti pola pikir anak sudah berkembang lebih lanjut sehingga orangtua bisa menjelaskan hal yang terkait penggunaan popok sekali pakai secara sederhana. Misal, "Popoknya sudah penuh ya, kamu tidak nyaman memakainya ya? Kita latihan tidak pakai popok, yuk!"

2. Anak mulai mengerti tanda-tanda dirinya hendak pipis atau pup. Biasanya dia akan memegang perut atau mengucapkan kata "pipis" atau "pup". Kembangkan pemahaman ini dengan mengatakan bahwa kalau pipis atau pup, tempatnya di kamar mandi.
3. Ketika melihat ibu atau ayah mandi, mencuci kaki, sikat gigi di kamar mandi, biasanya anak akan ikut-ikutan. Ini menunjukkan anak tertarik beraktivitas di kamar mandi. Manfaatkan ketertarikan ini untuk mengarahkan anak bahwa kalau bersih-bersih itu di kamar mandi. Selain itu anak pun mulai memahami, ketika ingin bersih-bersih, seperti mandi, cuci kaki, dan lainnya ia bisa melakukannya di kamar mandi. Ibu atau ayah bisa mengarahkan anak untuk mulai buang air kecil dan besar di kamar mandi.

Sumber:

http://female.kompas.com/read/2012/05/10/16362886/3.Sinyal.Si.Kecil.Siap.Lepas.Popok

Iklan

Posted on 10/05/2012, in Bayi dan Balita and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Beajar pakai popok dulu ah… hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: