Pendataan TH Agara, BKPP Jangan Terima Suap

KUTACANE (Berita) : Kendati pendataan Tenaga Honorer batas waktu di Badan Kepegawaian,Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh  telah habis pada (16/8) lalu, namun hingga Rabu (18/8) ratusan berkas terus mengalir, Awas  BKPP Jangan Terima Suap.

Tercatat hingga Rabu petang (18/8) Jumlah TH yang masuk sekitar 1.867 orang, yang telah selesai berkas dari masing-masing SKPD,SKPK dan masuk ke BKPP untuk di data ulang sesuai dengan ketentuan.

Demikian ungkap Samuddin,S,Sos Kepala DKKP Via Sekertarisnya Djamil Siddik,S.sos diruang kerjanya, Kata Djamil pihaknya tidak tau apakah data yang masuk sudah sesuai atau tidak, semua berkas yang telah kita terima dalam waktu dekat akan  kita periksa lagi. Insya Allah, jika memenuhi ketentuan yang diharapkan Menpan dan daerah maka semua berkas akan kita sampaikan ke Tim berikutnya,prinsipnya kita proses sesuai mekanisme yang ada dulu.

Tercatat dari 1.867 Orang tenaga TH menyebar di 52 Instansi se Agara, hingga saat ini yang telah masuk data sementara ke BKKP Setdakab 200 TH Adm, Sekertariat DPR-K Agara, 55 TH Adm, Bina Marga Cipta Karya 8 TH Adm, Dinas Pengairan 74 TH Adm, Dinas Kesehatan 17 TH Medis.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga dengan jumlah tenaga honor 131 orang dari tenaga pendidik, Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Imformatika 192 TH Adm,Dinas Sosial,Tenaga Kerja dan Tranmigrasi sebayak 36 TH Adm, Dinas Pendudukan Catatan Sipil 13 orang TH Adm, Dinas Kehutanan dan Perkebunan 38 TH Adm,Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan sebanyak 57 TH Adm.

Dinas Koprasi dan UKM 45 orang TH Adm, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura 13 orang TH Adm, Dinas Perikanan 13 TH Penyuluh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 25 Orang TH Adm, DPKKD 12 TH Adm, Syariat Islam hanya mengirim 1 TH Admnya.

Sementara itu instansi Bappeda menyerahkan 23 Nama TH Adm, BKPP sendiri 17 orang TH adm, Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat  1 TH Adm, BPM 43 Orang, Badan Lingkungan hidup Kebersihan dan Pemadam sebanyak 191 TH Adm, Bapeluh 34 TH Penyuluh, Arsip dan Perpustakaan 14 Orang, Pelayanan dan Perizinan Satu pintu sebanyak 15 Orang TH Adm.

RSU H Sahudin Kutacane hanya mengirim Tenaga Honorer baik Medis dan administrasi sebanyak 113 orang,Inspektorat 4 TH Adm, Satpol PP dan Wilayatul Hisbah kirim berkas sebanyak 65 Orang, Untuk kantor Wilayah Kecamatan, Lawe Bulan 11 TH, Adm, Bukit Tusam 17 Orang, Ketambe 8 Orang, Babul Rahmah 25 TH, Babul Makmur 4 TH, Babussalam 40 TH, Bambel 2, Deleng Pokhkisen 6 Orang.

Lawe Sigala-gala 9 TH, Lawe Sumur 2 TH, Badar 6 Orang, Tanoh Alas 1 TH, Semadam 10 Orang, Leuser 9 Orang, BLK 26 Orang, SKB 16 Orang, MPU 7 Orang, BUMD 4 Orang, PDAM Tirta Agara 3 Orang, Work Shop 17 Orang, Korpri 6 Orang, Pukses-Pukesmas se Agara mengirim TH Medisnya sabanyak 75 Orang, 3 TH Adm.dan hingga saat ini belum ada menyerahkan berkas diantarnya Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan serta Camat Lawe Alas, Kata Djamil.

Menjawab Berita Kata Djamil, tidak jarang dari Oknum  TH yang mencoba memberi sesuatu kepada saya, dan saya tolak mentah-mentah,walaupun maksudnya hanya rasa persaudaraan,Terang Djamil.

Dia minta kepada Calon pendataan TH agar jangan mencoba melakukan Pratik Suap, sekecil apapun kepada pihak terkait karna ini akan sangat mempengaruhi kinerja kami nantinya,perlu diketahui ini tujuannya untuk pendataan, bukan pengangkatan menjadi CPNS.

Sementara itu Bupati Lira Agara Mahyudin via Asisten I-nya Husaini Amin, Kepada Berita Rabu Sore (18/8), mengatakan Pihaknya mengingatkan BKPP jangan mau terima Suap (Uang Pelicin) dan  minta kepada Bupati Agara terpilih Versi KIP NAD, Ir H Hasanuddin, B agar secepatnya membentuk TIM Inteligent Pemda dalam pengawasan pendataan Tenaga Honor, yang bertugas memantau langsung kinerja BKPP dan dengan memantau langsung Sindikasi upaya Suap- menyuap  di lingkungan BKPP antara Oknum Tenaga Honorer yang bakal terjadi.

Tidak hanya itu isu merebak telah terjadi Sinyalemen upaya suap dengan uang Pelicin di sejumlah SKPD dan SKPK diwajibkan bagi TH membayar dari kisaran Rp 500 Rb- 35 Juta/TH, agar secepatnya diselidiki, dan lebih perlu menjadi perhatian sdr Bupati Agara Terpilih Versi KIP NAD, Ir Hasanuddin,B diminta lebih selektiflah dalam menjaring TH di Agara, jangan mengedepankan Keluarga, Teman dan saudara dekat.Kata Husaini Amin.mengingatkan agar jangan ada kekeliruan di belakang hari. (aie)

Iklan

Posted on 19/08/2010, in Berita CPNS and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Dalam kitab Kasysyaf al Qona’ disebutkan, “Seorang hakim diharamkan menerima hadiah. Seorang hakim yang meminjam barang orang lain status hukumnya sebagaimana hadiah karena jasa yang bisa didapatkan dari benda tersebut statusnya sama dengan benda itu sendiri. Demikian pula seandainya seorang hakim mengkhitankan anaknya atau yang lainnya lalu hakim ini diberi hadiah meski dengan kedok hadiah untuk anak pak hakim. Hal ini diharamkan karena menjadi sarana menuju suap. Jika ada yang memberi sedekah (karena pak hakim tersebut miskin pent) maka pendapat yang lebih tepat status hukum sedekah itu sebagaimana hadiah meski dalam kitab al Funun termaktub bahwa hakim boleh menerima sedekah”.

  2. Apa yang Anda beritakan adalah benar… Demi Allah…, Saya selaku putra kelahiran Aceh Tenggara merasa jijik dan malu terhadap apa yang dilakukan oleh anggota instansi pemerintah Aceh Tenggara dalam penerimaan CPNS dari Tenaga Honorer. Suap menyuap telah menjadi tradisi bahkan dilakukan oleh pegawai instansi pemerintah secara terbuka… Sebagai perbadingan… Pemutihan bagi pendidik maupun tenaga kependidikan di Lhokseumawe tidak perlu mengeluarkan uang (kecuali untuk biaya foto copi berkas), sedangkan di Kuta Cane… bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang telah mengabdikan diri sejak 2005 harus mengeluarkan uang 30 Juta jika ingin menjadi PNS lewat jalur pemutihan. KEJAAAAAAAAMMM….. SAAAAAADIS….. bahkan lebih kejam dan sadis dari PKI… inilah yang pantas dilontarkan bagi pegawai instansi pemerintrah Kab. Aceh Tenggara sejak dari atas hingga bawah….. (tentu hal ini bagi yang melakukan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: