Menggagas Bank Pertanian Syariah

Kebijakan perbankan mulai memihak petani Indonesia. Tahun lalu, Bank Indonesia sudah mengajukan usulan kepada pemerintah untuk mendirikan Bank Pertanian. Saat ini, kita sedang menunggu political will dari pemerintah untuk  segera menyusun perlengkapan perundang–undangan. Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Pertanian RI Kabinet Indonesia Bersatu II, Suswono. Mentan mengatakan,  paling lambat tahun 2014 Indonesia sudah mempunyai Bank Pertanian.

Masalah pertanian Indonesia ternyata tidak hanya menjadi perhatian dari pemerintah Indonesia. Bank Dunia (World Bank) prihatin pada tertinggalnya industri pertanian Indonesia sehingga mengakibatkan sektor agrarian belum bisa menyokong pendapatan negara. Situasi seperti ini justru dimanfaatkan oleh perusahaan luar negeri untuk memasok hasil-hasil pertanian impor ke Indonesia. Hal tersebut cukup untuk dijadikan alasan bahwa industrialisasi atau peningkatan hasil pertanian ialah sebuah keharusan.

Harapan didirikannya bank pertanian ialah terfokusnya kredit untuk dunia pertanian sehingga mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi dari sektor agraria. Seperti halnya yang dialami oleh bank pertanian di negara maju, seperti: Prancis, China, dan Malaysia. Isu pendirian bank agraria tidak hanya berkembang di Departemen Pertanian Republik Indonesia, kalangan akademisi pun ikut mengawasi dan menunggu realisasi dari bank tersebut.

Meski realisasi bank pertanian bisa menjadi angin segar bagi petani Indonesia, tapi, permasalahan yang lainnya adalah bunga bank. Petani Indonesia masih takut terhadap bunga bank. Hal ini karena faktor resiko yang besar, misalnya: hama, gagal panen, banjir, dan sebagainya. Gagal panen dan menanggung bunga adalah hal yang memberatkan bagi petani dan membuat bank pertanian akan menjadi tidak populer.

Menanggapi permasalahan tersebut, beberapa kalangan menggagas sebuah bank syariah yang khusus menangani dalam bidang pertanian. Dengan sistem bagi hasil bank syariah, Bank Pertanian Syariah bisa menjadi salah satu solusi permodalan yang ramah bagi petani. Realisasi bank pertanian syariah ialah sebuah dukungan pemerintah yang benar-benar mengerti kebutuhan petani Indonesia. Semoga. (tys/vvn/rep/int)

Iklan

Posted on 15/02/2010, in EKonomis Syariah and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Bank syariah lebih berkeadilan baik bagi si peminjam maupun pihak lembaga keuangan. Sistem perbakan seperti ini yang mungkin lebih cocok diterapkan untuk pertanian.
    Salam kenal dan sukses selalu

  2. by jabon

    saya harap pemerintah akan melihat para petani dan mendukug kinera petani ….

    jabon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: