Jangan Abaikan Nasib Guru non-PNS

Desakan kepada pemerintah agar memberikan perlindungan bagi guru nonpegawai negeri sipil, terutama guru swasta, guru tidak tetap, guru honorer, dan guru wiyata bhakti, terus menguat.

Ini karena keberadaan para guru nonpegawai negeri sipil itu tetap dibutuhkan untuk mendidik anak-anak bangsa karena ketidakmampuan pemerintah menyediakan guru sesuai kebutuhan, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Tuntutan untuk segera merealisasikan perlindungan untuk menjamin perbaikan kesejahteraan dan karier guru nonpegawai negeri sipil (non-PNS) itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang berlangsung di Balikpapan, Minggu (24/1/2010). Hadir dalam pertemuan itu lebih dari 700 pengurus PGRI provinsi dan kota/kabupaten dari seluruh Indonesia. 

"Kami meminta pemerintah merealisasikan adanya peraturan pemerintah guru non-PNS paling lama tahun ini. Pasalnya, kesenjangan guru PNS dan non-PNS, terutama para guru wiyata bhakti dan guru tidak tetap semakin lebar," kata Sulistiyo, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI.

Bagi guru PNS saja, pemerintah telah berkomitmen untuk memberikan gaji minimal Rp 2 juta per bulan. Untuk peningkatan kualitas guru, kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan juga terbuka lebar bagi guru yang diangkat pemerintah.

Kondisi itu bertolak belakang dengan guru-guru tidak tetap dan di swasta. Selain pendapatan yang jauh di bawah upah minimum regional, kepastian status untuk menjadi guru tetap juga sulit didapat dengan alasan kondisi dana yayasan atau sekolah yang terbatas.

Sulistiyo menjelaskan, memang tidak mungkin mengangkat hampir satu juta guru swasta, guru tidak tetap, atau guru wiyata bhakti menjadi guru PNS. Tetapi kewajiban pemerintah untuk menjamin para guru ini mendapat penghasilan yang layak dan peningkatan mutu sebagai pendidik.

"Kewajiban itulah yang mesti dipertegas dalam PP guru non-PNS yang kami tuntut segera diterbitkan," ujar Sulistiyo.

 

www.kompas.com

Iklan

About Resi Andriani

Selamat datang di Blog Pribadi saya drwskincare Resi andriani, saya adalah salah satu Beauty Consultant di Drwskincare. Tujuan saya untuk buat blog ini adalah untuk berbagi informasi dan edukasi bagi teman-teman semua mengenai produk-produk resmi yang ada di drwskincare. semua pertanyaan juga bisa saya jawab di no wa saya 085271792673, jangan sungkan ya untuk mendapatkan Info mengenai drwskincare.. :)

Posted on 24/01/2010, in Kepegawaian (PNS) and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. Guru nonPNS juga melakukan tugas yang mulia
    sudah saatnya pemerintah lebih memperhatikan guru non PNS
    Jaya Guru Indonesia

  2. Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Membaca berita tentang kenaikan gaji guru PNS memang membuat para guru non PNS miris (bukan iri). Dalam hal ini kami sebagai guru non PNS mempunyai kewajiban yang sama untuk mendidik putra-putri bangsa ini.

    Saya sudah mengabdi pada dunia pendidikan sejak tahun 1995 sampai saat menulis komentar ini, status saya hanya sebagai guru honor lepas. Setiap ada kesempatan untuk melamar menjadi guru PNS selalu gagal. Masalahnya hanya saya tidak mampu untuk mengeluarkan uang pelicin yang jumlahnya puluhan juta (karena memang tidak mampu dan tidak punya uang sebanyak itu). Bagaimana mungkin bisa membayar sebanyak itu?? Awal saya mengajar tahun 1995 gaji saya hanya Rp.38.000,- dan saat ini gaji saya hanya 1 juta rupiah dengan jam mengajar 48 jam seminggu. Belum lagi masalah sertifikasi yang selalu mendahulukan para guru PNS walaupun mereka baru mengajar 5 tahun. Kapan kami bisa mengikuti sertifikasi?? Jangan-jangan menunggu sampai masa kerja 20 tahun??

    Sebagai manusia yang manusiawi, saya ikhlas….tp tolong pemerintah memperhatikan kami yang sudah rela dan ikhlas mengabdi untuk bangsa ini. Jangan hanya guru PNS yang di-anak emaskan.
    Jangankan pemerintah pusat, pemerintah daerahpun tidak peduli terhadap kami.

    Wassalamu’alaikum.Wr.Wb

  3. wah, saya setuju sekali tuh ! artinya guru pns dan non pns sama-sama mengemban tugas mencerdaskan anak bangsa. Jadi sudah selayaknya pemerintah harus memperhatikan kesejahteraannya ( hukumnya wajib ). Kalau saya melihat semakin jauh kesenjangan yang terjadi antara guru swasta dengan pns. karena ini saya rasakan sendiri sebagai tenaga pengajar di sekolah swasta non pns. Kalau saya boleh usul angkatlah semua guru swasta menjadi pns.

  4. Sudah sa’atnya bagi guru swasta untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah, tidak hanya pemerintah pusat tapi juga pemerintah daerah. Kami sangat setuju bila PP tersebut segera di realisasikan. Karena itu memang kewajiban pemerintah untuk mensejahterakan guru swasta, jangan hanya guru PNS saja. Karena kesenjangan yang kami alami kadang membuat kami merasa dibedakan dari guru PNS. Padahal kami sama-sama mendidik anak bangsa. Kewajiban sama hak berbeda.

  5. betul sekali, guru non PNS juga ngajarnya sama dengan guru PNS.

  6. Saya juga ok.karena saya juga guru honor selama 10 Tahun baru terangkat,namun melalui tes CPNS depag,seharusnya pemerintah lebih mendahulukan CPNS guru honor,karena tidak dapat diragukan lagi eksistensinya,ada data base,tetapi blm respentatif terhadapa keseluruhan guru honor,mestinya pemerintah sadar sedalam2nya karena pendidikan yang kurang maju,dampaknya negara terbelakang.

  7. jangan cuma guru PNS saja yang diperhatikan….

  8. mari bersatu guru non pns swasta perjuangkan hak sebagai manusia.btas kesabaran sudah habis kita selalu dimarjinalkan pemerintah.coba kalau kita demo mogok ngajar se indonesia.apakah mamapu pns atau sekolah negeri mengajar murid yang d sekolah swasta dgn jumlah jutaan siswa.seharusnya pemerintah bersukur dgan adanya guru honor swasta bisa mencerdaskan anak bangsa dan merealisasikan amanah undang-undang bakan menganak tirikan.ganti saja mendiknas dan BKN oleh guru honor swasta biar bisa merasakan skt hati….mau tukar nasib…?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: