Pramugari Yemenia asal Indonesia; Richa Dikenal Pendiam

Pramugari Yemenia Air asal Indonesia, Richa Dwiyana Margaretha (21), yang diinformasikan ikut dalam pesawat Yemenia Air yang jatuh di Samudera Hindia di sekitar Komoro, dikenal guru-gurunya di tempat sekolahnya dulu, SMAN 6 Madiun, sebagai anak yang pendiam dan sopan.

"Prestasinya memang tidak menonjol, tetapi dia termasuk salah satu anak pintar di kelasnya. Nilai Bahasa Inggrisnya juga di atas rata-rata kelas, di atas tujuh," kata Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMAN 6 Madiun, Budiyono, Rabu (1/7).

Di Buku Induk Siswa SMAN 6, diketahui saat kelas dua dan kelas tiga dia selalu masuk rangking sepuluh besar di kelasnya. Adapun saat kelas satu, dia memperoleh rangking 11 pada semester satu dan 13 pada semester dua.

Dari foto yang ada di buku induk itu, Richa yang berambut panjang terlihat cantik. Menurut guru-gurunya, postur tubuhnya pun tinggi sekitar 1,8 meter.

Selama di SMAN 6 Madiun, tidak ada guru yang tahu mengenai cita-cita Richa menjadi pramugari. Guru-guru baru tahu Richa berniat menjadi pramugari setelah di brosur iklan dari pendidikan pramugari di Yogyakarta yang disebar di SMAN 6 ada foto Richa.

"Saat dia lulus, brosur iklan pendidikan pramugari itu juga banyak disebar di sekolah, bisa jadi ketertarikannya pada pramugari karena brosur itu," kata Enggar Widiastuti, salah satu guru di SMAN 6 Madiun, yang turut bersedih atas meninggalnya salah satu muridnya itu.

 

Menjadi Pramugari Cita-Cita Richa sejak Kecil

repro

Richa Dwiyana Margaretha

/Menjadi pramugari adalah cita-cita sejak kecil Richa Dwiyana Margaretha (21), putri kedua pasangan Suyono (49) dan Dwi Nuryati yang tinggal di salah satu rumahnya yang cukup megah di kalangan warga RT 06, RW 01, Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.

Hal itulah yang mendorong gadis kelahiran 31 Maret 1988 ini "membangkang" kepada kedua orangtuanya yang hendak menyekolahkannya ke akademi keperawatan (akper) seperti halnya kakaknya, Citra Nurwidya Febria (25) yang sebelumnya masuk akper dan menjadi seorang perawat.

Kadimin (47), salah seorang paman Richa, menjelaskan bahwa keponakannya masuk ke perusahaan penerbangan tersebut sekitar 2 tahun lalu. Hal itu setelah ia berhasil menempuh jenjang kuliah selama hampir 1 tahun di salah satu sekolah pramugari yang ada di Yogyakarta.

Menurutnya, awalnya kedua orangtua Richa, baik Suyono, maupun Dwi Nuryati, yang sejak 10 tahun terakhir ini ada di Hongkong untuk menjadi tenaga kerja wanita, meminta anak keduanya tersebut untuk mengikuti jejak kakaknya. Namun saat itu, Richa menolaknya.

"Masuk pramugari itu inisiatif dan dorongan Richa sendiri. Wong bapak sama ibunya dulu mau memasukkan ke akper kok. Richa enggak mau, dan saat itu hanya menjawab, ‘bapak sama ibu akan saya beri tahu kalau saya sudah berhasil dan masuk kerja’," terangnya kepada Surya, Rabu (1/7).

Lebih jauh, Kadimin tak dapat mengetahui persis sesampainya keponakannya tersebut hingga bekerja di salah satu maskapai milik negara Yaman. Dia menjelaskan bahwa, setelah sekolah di Yogyakarta, keponakannya itu magang di Jakarta dan sejak itulah masuk menjadi pramugari Yemenia Air milik Yaman dan tinggal di Yaman.

"Kemungkinan mengikuti jejak-jejak temannya yang sudah sejak awal masuk ke penerbangan dan menjadi pramugari. Sebab, dari keluarga enggak ada yang mendorong jadi pramugari," paparnya.

Dewi Cahyowati, salah seorang tante Richa, mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, keponakannya tersebut pulang terakhir ke Magetan pada Maret 2009 yang lalu untuk mengambil cuti selama sebulan dan merayakan Ultahnya yang jatuh pada tanggal 31 Maret 2009.

"Saat pulang selama sebulan itu tak ada gelagat dan tanda-tanda yang aneh pada Richa," katanya.

Kendati demikian, Tri Wahyuni, tante Richa lainnya, yang sedang menangis dan meneteskan air mata, mengungkapkan bahwa kontak terakhir keponakannya dengan keluarga yang ada di Magetan, Minggu (28/6), untuk berpamitan terbang. Hal itu diungkapkan saat menelepon Suyono (bapak), Kasmi (nenek), serta kepada kedua saudaranya, yakni Citra Nurwidya Febriana (24) dan Ridho Candra Nutriyantoko (18).

"Memang pamitnya berangkat terbang dan mengatakan akan segera kembali. Kami sendiri enggak tahu maksud pamitannya tersebut," ujarnya. Namun, siapa menyangka ia masuk dalam pesawat Airbus 310-300 yang jatuh di Samudra Hindia dekat Komoro.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Surya di SMAN 06 Kota Madiun, Richa Dwiyana Margareta merupakan siswa angkatan Tahun 2003. Ia dinyatakan lulus oleh SMAN 06 Kota Madiun tahun 2006.

Salah seorang guru SMAN 06 Kota Madiun, Enggar, menegaskan jika, saat bersekolah, Richa tak memiliki banyak kelebihan. Menurutnya, Richa tak memiliki prestasi yang terlalu menonjol. Namun, saat dia lulus, banyak sekolah pramugari yang menawari Richa bergabung.

"Prestasinya biasa-biasa saja. Dia hanya pendiam, santun, suka senyum, manis, dan badannya memang agak tinggi. Kami mengetahui dia masuk menjadi pramugari setelah membaca brosur-brosur yang masuk sekolah ini tahun selanjutnya, kok ada foto Richa mantan siswa SMAN 06 ini," ungkap mantan salah seorang guru Richa yang masih mengajar di SMAN 06 Kota Madiun ini.

Sementara itu, ibu kandung Richa, Dwi Nuryati (46), yang masih bekerja sebagai TKW di Hongkong, sejak 10 tahun terakhir ini belum diberikan kabar oleh pihak keluarga. "Akan dikabari kalau memang kondisinya memungkinkan dan kabar keberadaan keponakan saya sudah jelas," tandas Suharto, salah seorang paman korban. (ST14)

By: Kompas

Iklan

Posted on 02/07/2009, in Berita Populer and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. klo aq pramugari…
    aq siap mati dalam bertugas…
    karna pramugari emg cita-cita aq…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: