Arsip Kategori: Bom Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton
Pelaku Bom Ritz-Carlton Menyusup Lewat Lorong Marriott?
Seorang saksi mata di lapangan menduga, pelaku bom bunuh diri di Ritz-Carlton, Jumat (17/7) pagi lalu, berhasil masuk ke dalam hotel tersebut dengan melintasi lorong penghubung antara JW Marriott-Ritz-Carlton.
Dikatakan saksi tersebut, dirinya sempat melihat pria misterius tersebut keluar dari lorong tersebut beberapa saat setelah JW Marriott meledak. Bahkan, saksi yang enggan disebut namanya tersebut dapat menggambarkan ciri-ciri fisik pria misterius tersebut, seperti tinggi badan 170 meter dan potongan rambut disisir ke samping.
Ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton Membuat Pimpinan Pondok Pesantren Ngruki Gerah
Ledakan yang terjadi di JW Marriott dan Ritz Carlton membuat pimpinan Pondok Pesantren Ngruki gerah. Pasalnya, setiap ledakan selalu dikaitkan dengan Ponpes Ngruki. Ponpes memastikan tak ada kurikulum membuat bom.
Hal ini diungkapkan Direktur III Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sholeh Ibrahim, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (19/7/2009).
Dugaan dari Serpihan Tubuh Pelaku Bom JW Marriot Salah satunya Wanita
Bom bunuh diri ternyata tak selalu pelakunya laki-laki. Tindakan nekat ini juga banyak dilakukan kaum Hawa, bahkan sebagian besar dari mereka masih berusia muda. Bom bunuh diri dengan pelaku perempuan terutama banyak terjadi di Palestina dan beberapa negara Arab lainnya.
Pada 27 Januari 2002, Wafa Idris, perempuan usia 28 tahun, meledakkan diri di sebuah restoran di Yerusalem. Akibat kejadian itu, dua orang tewas dan lebih dari 40 orang lainnya cedera. Wafa adalah perempuan pertama pelaku bom bunuh diri di Palestina. Dia bukanlah perempuan tak berpendidikan. Dia adalah seorang janda yang berprofesi sebagai paramedis.
Presiden SBY Memperihatkan Foto Dirinya Menjadi Sasaran Tembak Teroris Bom JW Marriot
Presiden SBY menyebut ada kelompok teroris yang berlatih untuk melakukan tindakan anarkis. Kelompok ini melakukan latihan tembak. Bahkan kelompok itu menjadikan foto SBY sebagai sasaran tembak.
"Ada kegiatan kelompok teroris yang melatih menembak dengan foto SBY jadi sasaran," kata SBY dalam jumpa pers di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (17/7/2009).
SBY kemudian menunjukkan sebuah foto dan tampak 2 orang memakai seragam dan topeng hitam tengah membidikkan senjata ke arah foto dia. "Ini untuk pertama kalinya saya pertunjukan foto foto itu," tambah SBY.
Video CCTV Dugaan Pelaku Pengeboman JW Marriot dan Ritz Carlton Jelang terjadinya Ledakan
Menurut keterangan saksi, Pelaku pengeboman di Hotel JW Marriott sempat mengotak-atik ponsel yang dibawanya sebelum meledakkan bom. Pelaku juga sempat celingak celinguk melihat ke kanan dan ke kiri.
"Sembari celingak celinguk lihat ruangan dan mengeluarkan HP-nya. Setelah itu sudah, dari arah belakang telinga saya mendengar suara yang sangat keras dan saya langsung lari lewat pintu exit belakang," kata saksi kunci pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Didik Ahmad Taufik (39) kepada detikcom.
Saksi Kunci Ledakan Hotel JW Marriott dan Dugaan Tersangka Pelaku Pengeboman
Kepolisian saat ini masih menjaga dua korban ledakan yang dirawat di Rumah Sakit Jakarta, yang juga disebut-sebut sebagai saksi kunci dalam peristiwa bom di Hotel JW Marriott, Jumat (17/7) pagi.
Salah seorang aparat dari Kepolisian Sektor Setiabudi, yang tak mau diungkap namanya, kepada Kompas.com mengakui bahwa dua saksi kunci itu masih dalam perawatan. "Iya benar. Ada dua, D dan A," ungkapnya.
Pilpres dan Peledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton
Peledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, diduga terkait pelaksanaan Pilpres 2009. Selain itu, ledakan bom ini juga untuk unjuk gigi bahwa di Indonesia masih ada kelompok teroris.
"Ini ada keterkaitan dengan Pilpres, karena itu mereka memberikan indikasi atau sign (tanda) bahwa teroris masih eksis secara nasional dan bisa sewaktu-waktu hadir," kata pengamat intelijen, AC Manullang kepada detikcom via telepon di Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Foto Kepala yang Diduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Hotel Marriott Beredar
Polisi sudah memastikan bahwa bom di hotel JW Marriott dan The Ritz Carlton adalah bom bunuh diri. Pelaku bom bunuh diri itu dipastikan tewas. Kini, foto kepala yang diduga pelaku bom bunuh diri itu beredar luas.
"Dua pelaku bom bunuh diri tewas," kata Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri kepada wartawan, Jumat (17/7/2009).
Pelaku pengeboman Hotel JW Marriott Sempat "Ngopi" di Kamar
Berdasarkan keterangan penyidik, diduga pelaku pengeboman di Hotel JW Marriott, Jumat (17/7) pagi, sempat memesan dan minum kopi di kamar 1808 Hotel JW Marriott sebelum menjalankan aksinya.
Kriminolog: Pelaku peledakan bom di Hotel Ritz-Carlton dan Hotel JW Marriott Terungkap Setelah Jenis Bom Diketahui
Pakar kriminologi Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala mengatakan, pelaku peledakan bom di Hotel Ritz-Carlton dan Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan, baru bisa terungkap setelah diketahui jenis bom yang digunakan.
"Dari jenis bom yang digunakan dapat diketahui pelakunya," kata Adrianus, Jumat (17/7).
Adrianus menilai dari dampak ledakan yang terjadi terlihat bahwa ledakan tersebut memang disengaja dan dikendalikan dengan menggunakan pengatur waktu (timer).
Presiden Kutuk Bom Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton, Manchester United Batal ke Indonesia
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutuk keras serangan bahan peledak di depan Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton yang menewaskan sedikitnya sembilan orang.




