Guru Honorer Tahun 2010 Jadi PNS

Bergembiralah guru honorer tahun 2010 jadi CPNS semua tanpa tes asalkan memenuhi tiga syarat seleksi yaitu: 1) Reguler, melalui tes ujian penerimaan CPNS Formasi 2010, 2) Tes sesuai dengan PP No.48/2005 juncto PP No.43/2007 tentang sistem pengangkatan tenaga honorer, dan 3) Seleksi yang dilakukan oleh sesama guru honorer

Untuk priode tahun 2010, pemerintah akan menerapkan tiga jenis seleksi untuk pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini disebabkan banyaknya jumlah tenaga guru honorer yang belum diangkat, dengan total 946 ribu orang secara nasional.

Anggota Komisi X DPR RI, Wayan Koster, saat menerima rombongan Komisi E DPRD Sumatera Utara dan Dinas Sosial Pemerintahan Provinsi Sumut (Pemprovsu) serta Forum Komunikasi Tenaga Honorer Sekolah Negeri (FKTHSN) Sumut, di Gedung DPR RI Jakarta, kemarin menyebutkan tiga jenis seleksi itu pantas diterapkan mengingat besarnya jumlah guru honorer yang akan diproses menjadi PNS.

Komisi E DPRD Sumut yang hadir yaitu Ketua Komisi Brilian Mochtar, beserta anggota yakni Timbas Tarigan, Muslim Simbolon, Siti Aminah, Arlena Manurung, dan Rahmiannah Delima Pulungan, serta dua Staf Dinas Sosial Pemprovsu H M Hatta Siregar, Marion Ginting.

Menurut Wayan, terkait permasalahan guru honorer dan tenaga honorer secara umum, pihaknya sedang membahas kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan ini secara keseluruhan dengan membentuk panitia gabungan antara komisi II, VIII dan X yang bekerjasama dengan beberapa departemen yaitu Departemen Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Kepegawaian dan beberapa lainnya.

Dari koordinasi terakhir yang dilakukan, akan ada tiga cara yang digunakan mengangkat tenaga guru honorer menjadi PNS, yakni reguler melalui tes ujian penerimaan CPNS formasi 2010, tanpa tes sesuai dengan yang diatur dalam Perarturan Pemerintah (PP) 48/2005 junto PP 43/2007 tentang sistem pengangkatan tenaga honorer, dan seleksi yang dilakukan oleh sesama guru honorer.

“Berdasarkan data yang kami terima 2010 ini, totalnya ada sebanyak 946 ribu guru honorer yang harus diangkat jadi CPNS. Belum tentu semuanya dapat diselesaikan tahun 2010 ini kan,” ujarnya didampingi anggota Komisi X DPR RI Dedi S Gumelar dan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo.

Mereka yang direkrut tanpa tes adalah para guru honorer yang memenuhi syarat sesuai PP 48/2005 juncto PP 43/2007, di mana guru honorer tersebut harus sudah memiliki masa kerja satu tahun pada 31 Desember 2005, dibuktikan dengan surat keputusan (SK) pengangkatan oleh instansi pemerintah (kepala sekolah negeri dan/atau kepala dinas pendidikan), baik yang honorariumnya dibiayai oleh APBD maupun APBN, dan usia maksimal 48 tahun.”Untuk latar belakang pendidikan, tidak jadi masalah,”ujarnya.

Sebenarnya untuk kategori tanpa tes ini telah dilakukan secara bertahap sejak 2005. Namun karena ada manipulasi data yang dilakukan oleh pemerintah kota/kabupaten, di mana data awal seluruh tenaga honorer hanya 800 ribuan orang membengkak menjadi 920 ribuan orang, dan telah disertai dengan SK pengangkatan yang diberlakukan surut.

Ini menyebabkan tertundanya penuntasan pengangkatan tenaga honorer, sehingga sampai sekarang baru terselesaikan sekitar 800 ribuan orang, sedangkan sisanya ada sekitar 80 ribuan yang masuk data based, tapi ternyata tidak memenuhi syarat seperti yang tertera di PP 48/2005 juncto PP 43/2007.

Bahkan ada pemerintah daerah yang tidak mau untuk mengangkat PNS para guru honorer seperti di DKI, dan ada juga guru CPNS yang belum bisa diangkat karena NIP belum bisa dikeluarkan, dikarenakan guru yang bersangkutan belum melengkapi syarat administrasi secara keseluruhan.

Tahun 2010 ini, guru honorer yang sudah memenuhi syarat sesuai PP 48/2005 juncto PP 43/2007 ini yang diutamakan untuk diangkat, yaitu ada sekitar 105 ribu orang. Baik yang sudah masuk dalam data based maupun yang masih tercecer atau belum terakomodir, yaitu bagi guru yang belum terdata karena pada saat pendataan laporan membengkak membuat pemerintah memutuskan untuk menutup laporan data based dari daerah. Sehingga ada guru honorer yang tidak terdata, padahal ia sudah memenuhi syarat.

Untuk itu, pihaknya mengimbau para guru honorer dapat segera mendatakan namanya di Dinas Pendidikan terkait, apakah termasuk dari 105 data based yang diterima DPR RI saat ini. “Kami anjurkan, karena bapak dan ibu guru juga ada di Jakarta. Maka baiknya juga menyampaikan data jumlah guru honor di Sumut ini ke BKN dan Departemen Kepegawaian,” katanya.

Selain itu, tahun 2010 ini juga akan ada pengangkatan guru honorer menjadi CPNS dengan sistem seleksi yang dilakukan oleh sesama guru honorer. Yaitu, guru honorer yang tidak dibiayai oleh APBN atau APBD, asalkan SK pengangkatannya menjadi guru honorer dilakukan oleh instansi pemerintah (Kepala Sekolah dan/atau kepala Dinas Pendidikan) dengan batasan masa tugas yaitu minimal harus sudah bertugas satu tahun pada 1 Januari 2006 atau 31 Desember 2005.

Untuk sistem ini Panitia gabungan komisi DPR RI sedang mempersiapkan PP yang baru. Jika ternyata nanti masih tetap ada guru honorer yang tidak bisa diangkat berdasarkan ketiga cara diatas, karena tidak memenuhi syarat, maka Wayan menyatakan guru honorer tersebut akan diangkat menjadi pegawai tidak tetap dengan pendekatan kesejahteraan. Yaitu gaji guru honorer berdasarkan upah minimum regional atau memenuhi kebutuhan sehari–hari guru yang bersangkutan serta tunjangan kesehatan.

Meskipun demikian, Ketua FKTHSN Sumut, Andi Subakti menuntut agar ribuan guru honorer yang belum bisa diangkat karena terkendala PP 48/2005 juncto PP 43/2007 dapat segera diangkat CPNS. Alasannya, rata-rata guru honorer yang ada sekarang telah bekerja lebih dari lima tahun.(irm)

About these ads

Posted on 18/02/2010, in Berita CPNS and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 26 Komentar.

  1. saya mau menanyakan soal guru tidak tetap itu bagaimana,sementara ada yang wiyatanya mencapai puluhan tahun,mohon jawaban yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan,terima kasih.

  2. allhamdullilah saya sangat gembira membaca berita tentang pengangkatan guru honorer yang masa baktinya sudah lama dan sudah terbentur Usia. Itikad baik dari pemerintah pusat untuk memperhatikan perjuangan guru-guru honorer Sk Kepala sekolah … Semoga terealisasi bersih, Jujur, adil dan transparan… Dan saya berharap untuk pemerintah daerah dapat mematuhi kebijakan ini dengan penuh rasa tanggung jawab

  3. Tapi yang disayangkan ternyata mereka banyak yang memanipulasi data, supaya bisa masuk database 2005… Mereka tidak sadar, bahwa kelak gaji/honornya nya itu untuk menghidupi anak istri. Laknatulloh bagi mereka itu. Semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa darah mereka yang memakan harta RIBA tiap hembusan nafasnya sehari-hari …

  4. bagus artikelnya, jd ada harapan honorer yang tercecer untuk diangkat jadi PNS. yang jadi masalah skarang TMT 1 Januari 2005 sdh diangkat jd PNS smua yang tersisa bulan-bulan yang lain tahun 2005. bagaimana solusinya…???

    • Apakah ada kebijakan baru nantinya, soalnya saya TMTnya 1 Juli 2005 SK Kanwil soalnya tahun ajarankan 1 Juli 2005 sedangkan kebijakan yang ada di PP No. 48 itu 1 Januari 2005 artinya kebijakan itu menggunakan Tahun Anggaran sedangkan kami Setiap SK yang dikeluarkan menggunakan Tahun Ajaran, mungkinkah ada kebijakan baru, supaya jangan ada SK Siluman nantinya yang diterbitkan per 1 Januari

  5. sulaiman, S. Pt

    bagaimana dengan guru honerer yang berada di propinsi jambi dan khususnya di kabupaten muaro jambi, sepertinya adem-adem aja…..

  6. Kami semua mendo’akan, agar apa yang direncanakan terlaksana dan dapat dipegang ucapnya. Janganlah kamu merasa bangga sebelum bukti nyata, janganlah kalian terpedaya dengan janji-janji yang diucapkan.

    Hanya Berdo’a dan Memohon Kepada Allah semoga para Pemimpin di Bukakan hatinya untuk membantu dan menjadikan guru honorer di Indonesia benar-benar jadi CPNS tanpa test. Amin.

  7. hantang sapuntoro

    1. Saya setuju dengan pendataan honorer yang masih tercecer.karena istri saya adalah guru SMA dan Pendiri SMA/Pertama kali sekolah berdiri yang mempunyai SK kepala sekolah tertanggal 01 Juli 2005 dan keputusan Kepala Dinas 09 Agustus 2005 dan mempunyai SK Bupati 01 Januari 2006.apakah istri saya bisa masuk dalam daftar Data Base dan diangkat menjadi CPNS Tanpa Tes.(Ngawi Jatim )
    2. Ibu saya hanya kesalahan tahun kelahiran di ijazah SK CPNS tidak bisa keluar padahal sudah ada surat keterangan kesalahan penulisan dari SD.untuk masa kerja sudah 22 tahun lebih.dan pemberkasan usia kritis.mohon untuk kebijaksanaan dan sudah banyak mengabdi apa tidak ada belas kasih. trima kasih.(Ngawi Jatim)

  8. TIA MUTIA HIDAYAT, SP.

    Saya adalah guru honorer di Kecamatan Cipanas – Cianjur jabar, sy sdh mengikuti Pendidikan Akta IV dan sdh mengajar selama 6 thn 9 bln, sangat berharap ada peningkatan kesejahteraan dan diangkat menjadi PNS untuk menyempurnakan pengabdian saya. informasi mhn di kirim ke E-Mail sy. terima ksaih.

  9. ‘Minimal dengan masa tugas satu tahun pada 31 Desember 2005…’. Apa itu berarti Honorer yang bekerja setelah 31 Desember 2005 tidak bisa ikut seleksi?

  10. Saya adalah guru honor sekolah di salah satu sekolah negeri di bali….dan ingin menanyakan apakah honor sekolah yang selama ini penggajiannya bukan dari APBD bisa ikut serta dalam seleksi ini mengingat di sekolah tersebut masih kekurangan guru di bidang tertentu…atau bagaiman cara kami bisa di ikutsertakan di database..karena kurangnya informasi???terimakasih banyak sebelumnya…

  11. Gtt yang belum genap i tahun mengajar per Desember 2005 tidak masuk kreteria Gtt yang diangkat CPNS tahun 2010.Kebijaksanaan ini menurut saya kurang pas mengingat tahun ajaran sekolah adalah Juli – Juni.Dengan demikian baik peneriaan siswa baru maupun Guru baru biasanya dimulai pada bulan Juli.Untuk itu jika PP.48/2005 junto PP.43/2007 mengikuti tahun ajaran pendidikan yang berlaku di Indonesia,tentunya Dasar masa kerja GTT yang bisa diangkat menjadi CPNS bukan Desember 2005,tapi dimulai Juli 2005.Jika dilihat dari selisih waktu memang hanya 6 bulan, namun masalah ini dapat merubah nasib ribuan Gtt yang bekerja mulai tahun ajaran baru pendidikan/sekolah yaitu pada bulan Juli 2005.Untuk itu mohon kedua PP tersebut ditinjau kembali dan dirubah disesuaikan /berpedoman paduli 2005a tahun ajaran baru yaitu bulan Juli 2005.Dengan demikian ketentuan itu tertulis : Para GTT yang mulai mengajar pada bulan Juli 2005 dapat diangkat CPNS pada tahun 2010 jika yang bersangkutan memenuhi syarat.

  12. Kapan honor 2007 diangkat

  13. OHWWWW………bgitu mlang skali nasib honorer apALagi yg sdah skian lma b`honor tdk prna d`angkat sperti mamaQ SDH 8 THUn honor ` kmudian brapa bulan lalu mamaQ jtuh skit ………..& saat mamaQ ingin lg mngajar sperti nmun si` kepsekx(kepalah sokalah),sdh tdk mau mnguluarkan SK`UNTUK 2010 JD BGAIMANA SMUA INI D`HARapkan kpd pemerintah smua ini d`tnggapi bgaimana nasib honorer skarang jd apa“sdah …..ksian yg mngajar sperti d`pelosok sna ???????????? -KABUPATEN DONGGALA (BANAWA SELATAN) MOHON D`TNGgapin ibu sy…. terima kasih

  14. kapan Waktu Itu Tiba

  15. Guru honorer 2007 pak,??? dinanti berita baik nya?!!

  16. Saya Mau Tanya Gimana untuk yang TMT 18 Juli 2005 apakah bisa masuk atau tidak..???, terus apa ini tidak menimbulkan banyakNya siluman SK atau oknum pembuat SK Palsu dengan cara memalsulkan Masa Kerja..???? dengan cara membuat SK Palsu

  17. untuk guru,honor swasta sangat tidak diperdulikan,untuk masuk database,cukup sertifikasi aja….ini suatu yg tidak adil,ditempat kami kalsel.kebijakan daerahpun tidak ada sama sekali merespon hal ini.apakah perlu diDemo.mohon tanggapannya

  18. chintami, SE

    sebaiknya bukan di data dari 2005 saja tp dari 2005 s/d 2009 sehingga kami yg para tenaga honorer mempunyai status yg jelas sehingga bisa tenang menjalankan tugas, walaupu nanti pengangkatannya bertahap

  19. Ya Allah mudah-mudahan semua diangkat menjadi PNS….

  20. Berbahagialah GTT yang bekerja diinstansi negri karena dapat mengikuti pendataan tahun ini, menangislah yang keras GTY/GTT yang bekerja diinstansi swasta karena pemerintah hanya mendata guru yang bekerja diinstansi negri, termasuk saya karena saya juga bekerja di instansi swasta sejak thn 1997,walau GTY / GTT swasta mengungkapakan kekecewaannya, tetapi kelihatan sekali tak pernah direspon,seperti pepatah anjing menggonggong kafilah berlalu,selamanya nasib GTY / GTT swasta akan tetap seperti ini tak akan pernah berubah, GTY / GTT seperti gak pernah ada walaupun sama sama bertugas mencerdaskan anak bangsa.Dimana persamaan hak antara GTY/ PTT swasta dengan GTT negri? kami sama sama mencerdaskan anak bangsa, sama sama orang indonesia………..

  21. wiwit supriyati

    bagaimana dengan guru yang baru mengajar mulai januari 2005 apakah termasuk guru honorer kategori II? sedangkan sekolah kami tidak pernah memberikan SK pengangkatan tenaga honor hanya SK pembagian tugas saja?

  22. apakah yang mulai mengajar pada 1 januari 2005 termasuk honorer kategori II? terimakasih…

  23. miftah farid

    bagaimana dengan yang mulai honorernya 2007 pa???mohon jawaban yang jelas mah.

  24. semua tidak adil…gimana nasib GTT yang bekerja diatas tahun 2006…?mohon pemerintah menanggapi..!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 194 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: