Tes DNA tersangka Pengeboman Marriott dan Ritz Carlton tidak cocok

Polisi memastikan DNA tersangka pelaku pemboman Marriott dan Ritz Carlton yang banyak disebut, tidak cocok dengan keluarganya.

Kepastian ini seklaigus menjadi bantahan pemberitaan hampir semua media di Indonesia, terkait tersangka pelaku pemboman dua hotel mewah di Jakarta, Jumat lalu.

Tersangka pelaku yang sebelumnya banyak disebut berinisial N, diduga berasal dari Temanggung, Jawa Tengah dan diketahui pernah bersekolah di Pesantren Al Mukmin Ngruki Solo.

"Saya ulangi, bahwa keluarga yang kemarin datang kesini, keluarga Nur Hasbi, tidak identik dengan potongan kepala yang ada di TKP," kata Inspektur Jendral Nanan Sukarna, Kepala Divisi Humas Mabes Polri.

Dugaan terhadap keterlibatan N, juga dikaitkan dengan nama Asmar Latin Sani, pelaku pemboman bunuh diri di Hotel Marriott tahun 2003, yang merupakan teman sekelas N.

Tahun 2006, N lolos dari sergapan polisi saat hendak menangkap pelaku bom di Wonosobo Jawa Tengah. Jaringan yang disergap ini, diduga terkait erat dengan kelompok teroris Noordin M Top.

Polisi mendatangkan keluarga N ke Jakarta untuk mencocokkan DNA tersangka pelaku, dengan mereka.

Hasil tes DNA juga negatif, saat dilakukan pencocokan antara potongan tubuh tersangka pelaku dengan keluarga I, seorang pegawai di Hotel Marriott yang hingga kini dilaporkan hilang.

Polisi mendatangkan keluarga I dari kuningan Jawa Barat, karena I yang saat ledakan diduga berada di Hotel Marriott, diduga menjadi salah satu pelaku.

Jangan membingungkan masyarakat, pernyataan resmi hanya dari media center ini

Irjen Pol Nanan Sukarna

Karena itu, tambah Nanan, polisi kini memusatkan perhatian ke dua tersangka baru, yang sama sekali belum pernah diberitakan ini.

Nanan Sukarna meminta media agar tidak terburu-buru menyiarkan berita terkait pemboman, yang tidak bisa dikonfirmasi.

"Sangat ingin kepolisian juga memberikan ifnormasi yang benar, akurat, bukan katanya. Jangan membingungkan masyarakat, pernyataan resmi hanya dari media center ini," tegas Nanan.

Di luar para pelaku, ledakan itu makan korban tujuh orang tewas dan puluhan luka. Dari tujuh korban tewas, hanya seorang warga negara Indonesia sementara enam lainnya warga asing.

Sementara dari 62 korban cedera, 17 di antaranya merupakan warga asing termasuk delapan warga AS, Australia, Inggris, Kanada, Hong Kong, India, Italia, Belanda, Norwegia dan Korea Selatan.

Sumber; http://www.bbc.co.uk

Posted on 23/07/2009, in Bom Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 105 pengikut lainnya.