Abu Bakar Ba`asyir: CIA (Central Intelligence Agency) Diduga Terlibat Pengeboman

Mantan amir Majelis Mujahidin Indonesia, Abu Bakar Ba`asyir menduga, Central Intelligence Agency (CIA), dinas rahasia pemerintah Amerika Serikat, terlibat dalam peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jakarta, pada Jumat (17/7).
"Peledakan bom yang diduga dilakukan anggota kelompok Islam garis keras tertentu ditunggangi oleh organisasi tersebut," katanya di Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (22/7).

Selain itu, dia mengatakan, keterlibatan CIA juga terjadi di kasus-kasus peledakan bom di Indonesia sebelumnya.
"Dugaan saya ini karena melihat dari kronologis kejadian peledakan-peledakan bom selama ini, termasuk yang terjadi di Marriott dan Charlton," katanya.
Seperti yang terjadi di dua hotel tersebut, menurut Ba`asyir, akses keluar masuk yang mudah di dua hotel tersebut dengan membawa bahan peledak, menjadi salah satu hal yang menguatkan dugaannya itu.
"Menurut saya, keterlibatan tersebut karena motif ingin menghancurkan Islam. Peledakan bom yang menewaskan banyak orang ini menjadi cara untuk melemahkan umat Islam," katanya.
Menurutnya, dengan cara seperti itu umat Islam dapat terpecah belah karena akan ada kondisi saling menyalahkan di antara mereka.
"Saya menegaskan kepada seluruh umat Islam bahwa musuh Islam akan menggunakan segala cara untuk memecah belah Islam, termasuk dengan cara menunggangi aksi pengemboman," katanya.
Dia menghimbau agar umat Islam jangan mudah terpengaruh dengan politik seperti itu, umat Islam harus menyatukan tekad untuk terus menjaga perdamaian.
Mengenai penyebab lain dari peledakan bom di Indonesia, dia mengatakan, sikap pemerintah Indonesia memiliki pengaruh terhadap kasus-kasus peledakan yang ada.
"Selama ini pemerintah Indonesia kurang menghargai hukum Islam. Hal tersebut yang mendorong terjadinya peledakan-peledakan bom selama ini," katanya.
Selain itu, dia mengatakan, pihaknya menghimbau kepada pihak kepolisian untuk bertindak jujur dan obyektif dalam mengusut kasus peledakan bom Marriott-Charlton.
"Jangan ada kepentingan dari pihak tertentu yang dapat mempengaruhi hasil pengusutan kasus ini sehingga mengakibatkan ada pihak yang tidak bersalah menjadi `kambing hitam`," kata Abu Bakar Ba`asyir. [TMA, Ant]

http://gatra.com

Posted on 23/07/2009, in Bom Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 105 pengikut lainnya.