Menyingkap Rahasia Kecerdasan Tiga Potensi Dasar Manusia

Hadir dengan mengetengahkan tema baru di dunia perbukuan, ternyata cukup mengundang antusias para pembaca terhadap buku ini. Memang kajian tentang Emotional Quotient (EQ) bukanlah hal yang baru, namun setelah dikolaborasikan dengan Spiritual Quotient (SQ) dan dikemas dengan nilai-nilai Islami, buku ini sangat menarik untuk dikaji.

Dari buku ini lahirlah training ESQ yang merupakan penjabaran praktis dari materi buku tersebut. Tak kalah dengan bukunya, trainingnya pun menarik perhatian publik dengan jumlah alumni yang terus bertambah.

Emotional Quotient (EQ) saat ini telah menjadi bagian dari pengembangan segi kehidupan manusia yang oleh penulis disebut sebagai rahasia sukses. Memang benar, kesuksesan itu menuntut kematangan pribadi, dan itu adalah EQ. Akan tetapi lebih dari itu, hal yang membuat buku ini tidak boleh dilewatkan, adalah bahwa EQ saja tidak cukup, sebab diperlukan lebih lanjut pada SQ (Spiritual Quotient), yang memberikan kematangan keruhanian.

Berbagai materi yang dipaparkan dalam buku ini merupakan hasil telaah mendalam dari penulisnya. Sehingga buku ini memiliki kekuatan yang baru untuk penjabaran Ihsan, Rukun Islam, dan Rukun Iman. Pemahaman dan pendalaman unsur inti ini, telah melahirkan sebuah pemikiran baru yang segar yang dinamakan ESQ atau Kecerdasan Emosi dan Spiritual. Dalam buku ini, penulis berusaha menggabungkan Emotional Intelligence (EQ) yang didasari dengan hubungan antara manusia dengan Tuhannya (SQ), sehingga menghasilkan ESQ: Emotional and Spiritual Quotient. Penulis memformulasikannya dalam bentuk ESQ Model, yang menggambarkan seluruh pemahaman dan fenomena secara utuh dan meyeluruh. Dari titik fitrah kemudian berlanjut pada pembangunan prinsip hidup yang membangun mental, hingga ketangguhan sosial yang dihimpun secara berintegrasi. Karena ada kecenderungan bahwa IQ, EQ, dan SQ saling berhubungan dalam meningkatkan kualitas lahiriah dan batiniah seseorang.

Materi dalam buku ini terdiri dari empat bagian penting mengenai unsur-unsur yang terdapat pada ESQ Model. Bagian satu ( Zero Mind Process–Penjernihan Emosi), pembaca diharapkan berpikir secara jernih terlepas dari belenggu pemikiran yang selama ini menghalangi kecerdasan emosi. Hasil dari penjernihan emosi ini dinamakan God-Spot atau fitrah. Suara hati adalah dorongan untuk bergerak, melakukan yang terbaik sesuai dengan tuntunan yang telah digariskan olehNya. Suara hati berasal dari Asmaul Husna yang akan menuntun manusia menemukan arah kemana harus menjalani hidup. Inilah yang diistilahkan dengan Ihsan, 1 hati.

Bagian dua ( Mental Building), yaitu penjelasan tentang arti pentingnya alam pikiran manusia. Tahap ini merupakan cara membangun alam berpikir dan emosi secara sistematis berdasarkan Rukun Iman yang terdiri atas: Star Principle-Prinsip Bintang (Iman kepada Allah), Angel Principle-Prinsip Malaikat (Iman kepada Malaikat), Leadership Principle-Prinsip Kepemimpinan (Iman kepada Nabi dan Rasul), Learning Principle-Prinsip Pembelajaran (Iman kepada Al-Qur’an), Vision Principle-Prinsip Masa Depan (Iman kepada Hari Kemudian), Well Organized Principle-Prinsip Keteraturan (Iman kepada Ketentuan Allah). Inilah yang dinamakan dengan Iman, 6 Prinsip.

Bagian tiga (Personal Strength–Ketangguhan Pribadi), merupakan penjabaran tentang tiga langkah pengasahan hati yang dilaksanakan secara berurutan dan sangat sistematis berdasarkan Rukun Islam. Langkah ini dimulai dengan Mission Statement (Dua Kalimat Syahadat), dilanjutkan dengan Character Building (Shalat 5 Waktu) dan diakhiri dengan Self Controlling (Puasa). Dengan melakukan ketiga langkah ini, pembaca diharapkan dapat memiliki ketangguhan pribadi. Penulis buku ini pun menjelaskan bahwa ketangguhan pribadi perlu diimbangi dengan ketangguhan sosial yang dapat diwujudkan dengan pembentukan dan pelatihan melakukan sinergi dengan orang lain atau dengan lingkungan sosialnya. Dan bagian empat (Social Strength-Ketangguhan Sosial), terdiri dari Strategic Collaboration atau Langkah Sinergi (Zakat) dan Total Action atau Langkah Aplikasi Total (Haji). Inilah yang dinamakan dengan Islam, 5 Langkah.

Untuk menjadi seorang yang sukses, tidak hanya dibutuhkan intelegensi yang tinggi tapi juga kecerdasan emosi yang tidak hanya berorientasi pada hubungan antar manusia semata tapi juga didasarkan pada hubungan manusia dengan Penciptanya. Buku ini mensinergikan kebenaran ajaran Islam dengan penemuan ilmiah dan teori-teori dari para pakar ilmu pengetahun di “Barat”, khususnya ilmuwan di bidang EQ atau kecerdasan emosi.

Buku ini hendaknya dijadikan bahan acuan pemikiran dan langkah bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan umat Islam khususnya demi kemajuan bangsa dan negara. Buku ini telah diterbitkan Arga Publishing dalam tiga bahasa, yaitu Indonesia, Inggris, dan Arab. (Baihaqi Nu’man)

 

http://esqmagazine.com/2009/06/20/182/menyingkap-rahasia-kecerdasan-tiga-potensi-dasar-manusia.html

Posted on 24/06/2009, in Motivasi and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 89 pengikut lainnya.