Gaji Guru Bakal Melebihi PNS Lain tahun 2010
Kamis, 4 Juni 2009 | 09:47 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa gaji pendidik, guru, dan dosen akan mengalami kenaikan hingga lebih dari 50 persen pada 2010.
"Dengan adanya kenaikan anggaran pendidikan menjadi minimal 20 persen dari belanja negara, yang mendapat cukup banyak adalah para pendidik, guru, dan dosen," kata Menkeu di Gedung DPR Jakarta, Rabu (3/6).
Menkeu menyebutkan, kenaikan gaji PNS dan anggota TNI/Polri pada 2010 hanya akan mencapai 15 persen, itu pun termasuk uang lauk pauk.
"Khusus untuk pendidik, guru, dan dosen, kenaikannya akan lebih dari 50 persen dan akan dihitung berdasarkan golongannya," katanya.
Menurut Menkeu, yang juga agak aneh adalah bahwa pemerintah melalui APBN juga harus membayar tunjangan profesi kepada pendidik, guru, dan dosen swasta. "APBN juga harus membayar tunjangan profesi guru dan dosen non-PNS asal mereka bersertifikat. Ini mengikuti ketentuan UU tentang pendidikan," katanya.
sumber:
http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/06/04/09471267/2010.gaji.guru.bakal.melebihi.pns.lain
Posted on 05/06/2009, in Kepegawaian (PNS) and tagged Gaji, Guru, PNS. Bookmark the permalink. 193 Komentar.





syakurlah kalau memang begitu, saya sebagai guru sangat menharapkannya untuk kebutuhan keluarga.
Ya.. Allah mudah2an naik gaji 50 % ini terwujud.Amin.
Guru dengan PNS lain sebetulnya sama pengabdiannya, semoga guru tidak lagi minta iuran ini dan itu serta memberikan LES wajib bagi siswa dan bayar, padahal kewajiban untuk mendidik siswanya
setuju
tidak semua guru seperti itu
Tapi ingat….. lebih besar gajinya…harus lebih besar pula tanggung jawabnya
kalo saya kurang setuju kalo guru dinaikkan gajinya..mengingat :
1. jumlah jam kerja guru < dari PNS pusat lainnya…seperti saat muridnya libur mereka juga ikut libur tidak seperti pns lainnya. lagipula jam kerjanya sangat minim mengikuti murid2nya
2. beban kerja guru relatif lebih ringan dibandingkan dengan beban kerja pns pusat lainnya. kita ambil contoh :
banyaknya guru-guru yang memiliki waktu luang di dalam waktu kerjanya. namun apa yang bisa mereka isi ?, sedangkan pegawai puskesmas yang harus wara-wiri menyelamatkan jiwa bahkan boleh dikatakan kerja 24 jam SIAGA
3. rentang waktu pensiun guru yang lebih lama daripada pns lainnya yaitu 60 tahun.
4. besaran gaji guru yang sudah memenuhi standar kelayakan hidup. kalaupun masih kurang mungkin kurang bersyukur saja….inget masih buanyak PNS yang kerjanya lebih berat dan tanggung jawabnya pula lebih berat dari guru
usulan :
1. selaraskan adanya kenaikan gaji guru dan batalkan sertifikasi guru…anggaran 20% belum bisa digunakan untuk kesejahteraan guru namun wujudkan dulu pendidikan gratis di bumi pertiwi kita.
2. untuk meningkatkan kesejahteraan guru lebih baik menggunakan sistem grading seperti pns remunerasi (depkeu, ma dan bpk) sehingga mana guru yang tokcer mana yang enggak bisa kelihatan.
3. perbaiki SDM guru terutama guru2 yang sudah menua….karena ilmu sejalan waktu semakin maju.
4. gunakan sistem mutasi secara nasional sehingga pemerataan jumlah guru di nusantara lebih merata (bisa mencontoh sistem peradilan yang merotasi hakim2nya ke seluruh nusantara)
semua pendapat dan usulan saya semata2 hanya usaha dalam memajukan pendidikan. terima kasih
Seharusnya pemerintah tidak menanakemaskan guru, PNS yang lain juga mengabdi bahkan hampir seluruh waktunya untuk kerja di kantor. Semoga Sri Mulyani sadar akan kebijakannya, tidak pilih kasih.
bersyukurlah tenaga pendidik….. lihat tuh PNS lain… hanya bisa menelan ludah (ngiler) melihat kenaikan sesama teman PNS yang sama2 mengabdi kepada negara!
selama menjadi guru..baik ketika wiyata..honorer sampai diangkat mjd pns pun saya belum pernah memungut biaya les untuk siapapun yang les bahasa inggris di rumah…saya berikan ilmu secara cuma cuma…biar alloh yang membalasnya…..
OKElah kalo begitu, tapi seharusnya tingkatkanmutu guru.
Sekaranng masih banyak guru yang nyari sertifikat, tapi dirinya tidak sesuai dengan sertifikat yang dia punya…. masih nayak permainan dan pembohongan di dunia pendidikan, bahkan oleh para guru, pantaskah GURU = diguGU dan ditiRU (dicontoh)
Sertifikasi justru bikin guru jadi nakal untukmengejar kenaikan gaji…..
aaaaamiiiiin………………. guru indonesia semua bisa sejahtera…………alangkah bahagianya para bapak dan ibu guru…………….selamat ya……..
ya selamat…., tapi tolong gaji naik jangan untuk cari bini baru-kacian donk istri yang jadul, jangan selingkuhnya makin merajalela kesana-kesini-inga-inga angka perselingkuhan tertinggi di jajaran pendidik, jangan untuk berlomba beli mobil-nggak lucu kan anak didik dibubarin gara2 gurunye sibuk latihan mobilah-pikniklah…eh..ya… di tempat gue ibu guru sebelumnya sertifikasi turun udeh ngancem miswanye mo dicerei—ehh…ehhh..ternyate betulah dech dicerei-in kacian loh anaknye…biarpun pns disana-sini gajinye pade naik gue sih tetep setie….dengan dagangan gue es cendhol yang dingin….ecoy..segeeeer…nyam..nyam…ngiler dech liat pade naik…yah…smoga pade naik gaji nggak malah bikin melancarkan jalan masuk neraka….kata ustad jeffry …. kalo nggak naiknye gaji tidak diimbangin dengan prestasi end kinerja —-nanti nggak klop donk dengan maksud pemerintah….—makin deket donk ame neraka
Saya sangat gembira jika kenaikan gaji lebih dari lima puluh persen , karena pendidik hal yang wajar sebagai abdi negara yang melahirkan generasi yang unggul perlu mendapatkan dukungan pemerintah . Perhatian pemerintah kepada guru akan meningkatkan martabat guru di mata dunia kerja, tidak seperti Umar Bakri yang saat ini sebagai gelar seorang guru.
benar, tapi jangan neko neko dengan murid ataupun orang tua murid
kalo bener… selamat ya untuk tenaga pendidik (guru, dosen)… tersenyumlah…. sementara rekan-rekan PNS yang lain hanya bisa bengong dan ngiler melihatnya.
Memang sudah waktunya Gaji Guru dan Dosen ditingkatkan. Hal ini untuk memicu kinerjanya dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
guru yang banyak libur gajinya begitu besar, apa buat paramedis yang dengan beban kerja yang begitu besar dan tidak pernah mengenal libur apa sesuai gajinya ?????????????????????? dimana letak keadilannya.
emangnya dokter,perawat bisa pintar dari siapa????guru to???kuncinya adalah bersyukur dengan yang telah diperoleh ,belum tentu paramedis gajinya lebih sedikit dan guru lebih enak pekerjaannya semuanya kembali lagi pada diri masing-masing tanggung jawabnya.
semuanya bisa pintar karena guru, mengertilah
Emangnya guru bisa mengobati / merawat kalau pas sakit di RS? Jangan merasa sok pahlawan lah…
dibyo wahyono & opy yth, jangan sombong! Semua profesi punya beban & tanggung jawab sendiri2. Sampeyan sakit juga perlu dokter/perawat. Kenaikan gaji guru ataupun profesi lain adalah juga merupakan tuntutan untuk bekerja lebih baik lagi. Jangan cuma terima gaji besar tapi tak diimbangi dengan kinerja yg lebih baik! Sekali lagi jangan sok jadi pahlawan laah…!
makanya jadi guru& dosen dong!!!! Modal guru& dosen peras otak, harus belajar. Paramedis cuma melayani pasien, walau cape sih, Hidup Guru & Dosen, Gaji PNS 50% mudah-mudahan terwujud, thax God……………….!!
Alhamdulillah kalau siswa libur guru juga ikut libur, kan aneh kalau ngajar nggak ada siswanya, tapi perlu diketahui guru beban kerjanya bukan hanya dikelas pada siang hari tapi mulai dari malam hari mempersiapkan materi yang akan disampaikan esok harinya, membuat perangkat pembelajaran, mempersiapkan soal-soal ulangan berikut kunci jawaban, mengoreksi lembarjawaaban, menganalisis butir soal untuk dievaluasi kemudian memnyusun program remedial untuk siswa yang nilainya belum tuntas dan pengayaan untuk siswa yang nilainya sudah bagus, belum lagi beban kerja (tatap muka) yang harus 24 jam itu berarti harus mengajar banyak kelas, apa ada profesi lain yang pekerjaannya seribet itu tanpa tambahan pendapatan lain selain kebijakan tunjangan profesi?, sementara anda dokter dan bu bidan jika bekerja lagi d rumah berarti tambahan penghasilan atau benar-benar bisa istirahat dan tidur nyenyak.
Bapak/ibu yth,guru dengan gaji segitu gak da papanya dibandingkan dengan jasa-jasanya yang telah menjadikan anda seorang paramedis,sama halnya dengan anda,apakah anda sudahmemenuhi kewajiban anda sebagai paramedis yang baik,yang kalau orang tak mampu mau berobat aja susah,bahkan tak pernah digubris,apa itu letak keadilan yang bapak.ibu tanyakan.wasalam semoga puas dengan jawaban saya
Kenapa jadi bertengkar sih? masing-masing profesi ada tanggung jawabnya….yang jelas sekarang sudah bulan april.biasanya kalau ada kenaikan gaji itu dimulai bulan april.kenyataanya gaji masih tetap seperti yang kemarin.jadi belum ada kenaikan..makanya jangan dulu apriori soal kenaikan gaji untuk guru..buktinya dikibulin terus…
kalo gitu, kenapa ga’ jadi guru aja mas???.. ga usah ngiri dong????? kenapa harus iri sama gaji guru naik… guru juga punya tuntutan lebih sekarang ini! mang yang dipikirin gurui sekarang cuma cuma sekedar gaji doang ???? “semua para guru ingin ilmu-nya bermanfaat dan memberikan ilmu yang terbaik untuk anak didik-nya”….anda bisa seperti sekarang ini juga karna guru! mang bisa paramedis bisa sendiri!!!!!
Wah Jadi pada adu argumen nih, mungkin ada baiknya kita mendengarkan lagu yang dinyanyikan oleh DMASIV ditempat saya sering disebut DMASIV-isme (SYUKURI APA YANG ADA…..) he..he..
” makanya jadi guru& dosen dong!!!! Modal guru& dosen peras otak, harus belajar. Paramedis cuma melayani pasien, walau cape sih, Hidup Guru & Dosen, Gaji PNS 50% mudah-mudahan terwujud, thax God……………….!! ” anda pasti bukan seorang guru, karena seorang guru selalu memberi contoh yang baik dalam perkataan dan perbuatan. bagi anda yang paramedis pekerjaan anda juga mulia, tapi alangkah lebih baik anda ikhalas dalam bekerja, tidak usah memiliki rasa iri kepada yang lain.
penghargaan terbesar bagi seorang guru adalah ketika melihat siswa didiknya menjadi orang yang sukses.sedangkan rasa bahagia terbesar untuk seorang paramedis adalah melihat pasiennya sembuh dari sakit.
semua itu butuh keikhlasan. profesi anda semua mulia, dan kemuliaan itu berhak mendapat penghargaan yang tinggi,tapi penghargaan yang tinggi tidak hanya dinilai dari materi belaka
kayaknya keadilan tuh di tangan TUHAN aja…
Banyak yang berpandangan miring terhadap profesi guru, kalo kita menyadari tugas guru itu berat. Kalo memang kita sanggup mendidik anak kita sendiri ya tidak usah kita sekolahkan saja.
Soal jam kerja guru sebetulnya sama dengan yang lain, banyak juga tugas yang tidak selesai di sekolah dibawa kerumah belum lagi cercaan yang dihadapi. Sebetulnya saya malas berkomentar karena banyak orang sudah melupakan jasa-jasa gurunya. Sebuah bangsa menjadi bangsa yang besar apabila dia menghormati guru ( contohnya Jepang)
yang penting jangan dibuat main hati deh seorang guru dgn janji2…mdh2n ja teRealisasi….Good Luck ja wat semua Guru!!!
Jangan sampai kebijakan ini menurunkan motivasi kerja bagi PNS di luar Guru yang beban kerja dan tanggungjawabnya juga banyak yang malah di atas guru. Diharapkan guru juga lebih profesional dan penuh tanggungjawab dalam mendidik murid-muridnya, dan jangan sering murid dibubarkan lebih awal dengan alasan rapat, takziyah, dll.
alhamdullilah., hore akirx pjuangan bapak ibu guru kita ga sia2
tx kenaikan gajix
alhamdulillah, biaya sewa rumah, sekolah anak, kredit sepeda motor, dll bisa terpenuhi.
SBY lanjutkan!
Alhamdulillah, semoga tidak hanya cerita dan berita.karena guru banyak membutuhkan sumber berita maupun ilmu pengetahuan,buat beli buku,langganan internet,langganan koran,majalah dll untuk memperkaya informasi demi kemajuan anak bangsa.Itu semua tidak cukup dibayar hanya dengan sisa gaji tiap bulannya.Trims buat SBY dan para mentrinya, Seluruh rakyat indonesia, ketua anggota DPR RI. Semoga jauh lebih bermanfaat.Amiin/
Mudah2an dengan naiknya penghasilan pns dan konco2nya ga bikin smua harga naik shg biking susah rakyat yg sudah susah. Ini harapan orang susah.
Ya… semoga dg gaji yg besar itu guru lebih terpacu lg bekerja lebih maksimal ?dan buat bu guru lam kenal ya…
HA….ITU HANYA ISAPAN JEMPOL, JANGAN TERLALU BERHARAP SRI MULYANI HANYA INGIN MENJADI MENTERI AJA,,,,,,,,,,,? SELAMA TIKUS-TIKUS DIPEMERINTAHAN MASIH ADA MUSTAHIL GURU AKAN MENDAPAT GAJI MELEBIHI ANGGOTA DPR
saya sebaga guru yang telah mengabdi kepada pendidikan anak bangsa selama 18 tahun berharap disejajarkannya antara guru pns dengan nonpns karena niat dan action mereka sama mengabdi pada bangsa, namun yang terjadi guru nonpns jauh dar kesejahteraan. kapan sejahteranya? kehidupan kami hanya pas-pasan.
JANGAN KOAR – KOAR AJA LU PARA PEJABAT MENTERI KEUANGAN, MENTERI PENDIDIKAN MANA JANJINYA GAJI GURU NAEK !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! MANA REALISASINYA ???????????????????????? JANGAN BANYAK OMONG LAH !!!!!!!!!!!!!!!YANG PENTING MANA ACTIONNYA !!!!!!!!!!!!!!
aku aku setuju jangan jadi nato (not action not only)
Ikut senang kalo penghasilan pada naek, ya itu tadi yg penting jangan sampe harga2 kebutuhan se-hari2 jangan ikutan naek supaya ga bikin rakyat miskin jadi tambah ga bisa beli kebutuhan untuk hidup.
Kaya iklan rokok aja. TALK LESS DO MORE HE..HE..
alhamdulillah jangan bohong ya sby q tunggu janjinya…
Syukurlah kalau memang itu benar2 jadi kenyataan,saya sebagai guru belum merasakan kesejahteraan,bagaimana guru akan mensejahterakan kehidupan bangsa sementara guru itu sendiri belum sejahtera,untuk pak SBY lanjutkan..!jangan pernah obral janji,ingat guru adalah salah satu tiang negara.
uang dari mana itu yaaa. atau nunggu pinjaman dari luar negeri
gak usah tanya uang daru mana yang penting naik mau gak
uang dari koruptor yang ditangkap mungkin
kenaikan sebesar itu akan dibayar dengan uang YEN (YEN ono dhuwite)
apa gaji guru yang sudah menginggal naik juga??
ya gak lah
kau bodoh klai menanggapi. Masak jwbanx kamu ga tau. klo kmu ninggal makan ga. ya anak-anak mu harus berjuang memang SK mu warisan opung mu……
alhamdulillah ….meski beban mengajar semakin berat nantinya dng kenaikan gaji bisa tuk mengurangi beban pikiran dan tanggung jawab terhadap generasi penerus bangsa ini …. amin.
kami sangat bersyukur dengan rencana pemerintah menaikkan gaji tenaga pendidik lebih dari 50%, tapi apakah adil apabila pns yang sebagai tenaga kependidikan disekolah-sekolah tidak mendapat perhatian? bukankah pns yang bertugas disekolah-sekolah secara tidak langsung ikut juga membantu memajukan anak didik? mohon pemerintah juga memperhatikan pns yang sebagai tenaga kependidikan disekolah-sekolah, supaya tidak terjadi kecemburuan sosial.
balas
Mudah-mudahan aza terealisasi, John harap ga ada guru yang ngojek lagi!!
Murid itu mahluk hidup bukan benda mati yang bisa dibiarkan begitu saja. Kalau gurunya ada dalam keadaan tenang, menangani murid juga jadi lebih tenang dan konsentrasi. Mudah-mudahan SDM kita makin meningkat.Amin!
swaha…… semoga benar adanya. saya harap juga ada pengawasan dana BOS yang ketat dari pusat agar anak-anak mendapatkan haknya 100 % dan tidak ada lagi guru yang sambilan. agar semua guru semangat 45 mengajar. maju mundurnya suatu bangsa itu dari pendidikan penerus bangsa. terimakasih atas kesadaran emerintah memperhatikan kam sebagai guru.
ya mudah2an aje di barengi kinerja dan keilmuannya yag meningkat, jgn cuman naek gajinya doang dan jgn ada pungli lagi dong di sekolah…kasian rakyat ini coy…
tapi jangan sekolah dijadikan alasan akan standard nasional, jadi pungli di bolehkan di setiap sekolah…..yg katanya gratiiiiiiiissssss, tapi nyatanya…….ada buat bangunan, bangku dll. Mohon Mendiknas dapat mengawasi sampe ke bawah.
BENER TUH,,,,,, SEKOLAH UDAH MAU JADI DINAS KOMERSIL BUAT PARA OKNUM. UDAH SUSAH NYARI UANG BUAT BYR SEKOLAH EH NAMBAH LAGI, ALASAN YG MONOTON, UNTUK BIAYA PEMBANGUNAN SEKOLAH. HUFH….
cayang
GURU BESAR PENGABDIANMU!
iya betul….kinerja juga harus ditingkatin…karena seluruh warga indonesia berhak mendapatkan pengajaran yg baik…
Mudah mudahan benar. Amin.
guru jika sudah mengalami kenaikan gaji dan tunjangan diharapkan mampu memeberikan pengajaran dengan baik dan telaten kepada murid, menghindari bisnis2 buku pelajaran dan les2 liar diluar lingkup sekolah,,,, pengajaran juga harus diberikan semua dan tidak boleh ada lagi les yg harus diikuti murid selesai jam sekolah apalagi membayar,,,,itu untuk mengimbangi bayaran yg telah diberikan negara kepada guru.
seharusnya juga input untuk guru adalah yang terbaik karena input guru saat ini masih kurang apalagi dilatarbelakangi yang ingin menjadi guru hanyalah yang tidak bisa mendapatkan jurusan yang bagus sewaktu kuliah ataupun tidak bisa masuk jurusan favorit
gaji naik tunjangan naik otomatis profesioanalitas kerja juga harus naik
asal jangan janji di mulut saja pak…………naiknya tuh kapan 2010 awal atau akhir tahun..memang seharusnya gaji kami dinaikkan karena dalam bekerja, kami tidak pernah bisa santai..beda ma yang lain–sungguh beda pak
asyik donk buat para guru biar pada rajin dan jangan lagi minta uang apa2lagi sama murid kan gjinya sudah besar ….. buat PNS non guru sabar yah
naik seh boleh2 az….. ngajarnya donk yg bener ! jangan kebanyakan belanja, ngrumpi,. masa seh jam 12 dh da dirumah. ngajarnya jg yg bner jngn asal…. ingat kalian ini makan minum dari uang rakyat.
enak aj makan ya nasi lah,kalau minum ya air masa rakyat
apa bedanya ama kamu coy, guru sama-sama hidup di dunia makan rahmat TUHAN jangan siriklah blom lg naek. Coba tanya ama anakmu ngapaen aja di sekolah. Kamu pikir ngajar gampang semua isi otakmu terrkuras. Mulutmu berbuih beda ama PNS yang lain kan jarang pemaparan. Ngajar butuh persiapan kamu pikir segampang itu, blom lagi menguasai kelas memeriksa tugas murid. wajarlah kta ngerumpi sebentar buang kepenatan mengajar…………BU SRI MULYANI telah mengecap keberhasilan karena guru. maknya sang ibu memperjuangkan kami. sayang sang ibu telah menjadi Maneger BAnk DUNIA. PAk SBY lanjutkan perjuangan MULYANI
Memang sudah waktunya Indonesia bangkit sudah 64 tahun merdeka mari bangkit cerdaskan bangsa bersihkan sisa peninggalan para penjajah agar rakyat makmur aman dan sentausa yang diridhai Allah swt.
Uangnya darimana ya?
Syukurlah kalau begitu.
Mudah-mudahan dech gaji guru naek beneran. Tapi itu khusus untuk guru yang sudah pns apa semua guru?Saya ngajar SMK tapicuma guru honor gajinya untuk ongkos saja g cukup?Mana ya fakta gaji guru mau naek?Jangan cuma janji-janji belaka.Tapi bukti nyata. Mohon diperhatikan.Tq.
bersukur pemerintah mulai bisa memperhatikan guru, dimana agar sejajar dengan negara lain, yang harusnya kami sebagai pns di perguruan tinggi juga harus diperhatikan. padahal beban kami juga tidak kalah berat dengan dosen yang mana dosen tinggal memerintah sedang sebagi pelaksana ya kami kami ini bahkan kalau ada ujian samapai jam 9 malam juga kami sama dengan para asisten untuk mengawasi tapi gimana masalah ini jadi makin berat sebelah
terima kasih
pemerintah kebanyakan hanya janji semata buktinya kenaikan anggaran pendidikan selama ini tdk bs dinikmati sepenuhnya oleh para dosen/pendidik. program sertifikasi tdk bs memberikan kesejahtraan bagi dosen, hal ini karena yg bs menikmati tunjgnan sertifikasi hanya org-org tertentu yg memenuhi persyartan, tdk ada rs keadilan. mungkin inilah gelar yg bs kt terima pahlawan tanpa tnd jasa. harusnya pemerintah memberikan tambhan tunjgan khusus bagi guru dan dosen yang belum disertifikasi, tp ini mungkin hanya sebuah mimpi indah: andaikan sy jdi presiden atau mendiknas…
ANGGARAN PENDIDIKAN JANGAN HANYA DINIKMATI PENDIDIK AJA DUNK!!!!PIKIRIN DUNK KUALITAS PENDIDIKAN,,,FASILITAS PENDIDIKAN,,,GURU JAMAN SEKARANG MINTANYA JAGI GEDE DOANK,,,JAUH DEH KUALITAS AKHLAK GURU JAMAN DULU MA YANG JAMAN SEKARANG…KASIHAN ANAK JAMAN SEKARANG,,,BIAYA PENDIDIKAN MAHAL,,TP KUALITASNYA BURUK…
Guru gaji naik iyu hal yang biasa dan wajar. Yang tidak wajar bahkan luar biasa gajinya naik kinerjanya tidak bertambah baik. Yang tertib dan yang tidak tertib dinilai sama saja. Yang lebih parah lagi guru tidak bisa memberi contoh teladan sopan santun tutur kata kepada orang lain utama pada murid !!!!!!!!!!
amit – amit , Mari kita semua berkaca diri, dan saling mengingatkan .terima kasih
ANGGARAN PENDIDIKAN JANGAN HANYA DINIKMATI PENDIDIK AJA DUNK!!!!PIKIRIN DUNK KUALITAS PENDIDIKAN,,,FASILITAS PENDIDIKAN,,,GURU JAMAN SEKARANG MINTANYA JAGI GEDE DOANK,,,JAUH DEH KUALITAS AKHLAK GURU JAMAN DULU MA YANG JAMAN SEKARANG…KASIHAN ANAK JAMAN SEKARANG,,,BIAYA PENDIDIKAN MAHAL,,TP KUALITASNYA BURUK…
wah,OK lah klu bgitu. tapi jangan seneng dulu…wong kemampuan daerah tidak sama ? Uangnya dari siapa…dari mana? Saya sangat menunggu realitanya. Moga2…!
MEMANG SUDAH WAKTUNYA GAJI GURU DINAIKKAN
MUDAH-MUDAHAN BUKAN HANYA ISU
Ma’af kalau mungkin saya salah;
Yang saya alami sebagai PNS di daerah, Kalau dibandingkan tugas PNS guru PNS lainnya, malah lebih ringan PNS guru, Di daerah saya rata-rata PNS guru ngantor dalam 1 minggu hanya 3 sampai 4 hari, Tapi selisih gaji dengan PNS lainnya sangat jauh. Terimakasih.
Bu mentri,yang penting direalisasikan.sebab kami-kami selalu menunggu setiap kebijakan panjenengan . jangan cuma janji-janji yang tak berujung.
Harapannya, ada realisasinya. . . Klo ga ada??? Itu akn ptahkan smangat n kecwa brat bg gru.
mudah2an bukan hanya gaji guru, TNI/POLRI, DEPDAGRI saja yang dianaikan..bagaimana dengan pegawai administrasi di lingkungan “DEPAG”..sepertinya pegawai depag sangat merasa termarginalkan dibanding dgn rekan2 PNS di departemen yg lain…mudah2an bapak menteri AGAMA dapat mensikapi hal ini dengan baik dan bijaksana…walu moto DEPAG adalah “IKHLAS BERAMAL” akan tetapi pegawai depag kan MANUSIA juga…
MEMANG NGGAK SEMUA,,TP KAN ADA CEPERANNYA MAS,,,,APA LAGI KL MASALAH PERJALANAN DINAS,,,MASA MASIH KURANG.????
MAJU TERUS PERJUANGAN PARA GURU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
berjuang jg demi kemajuan pendidikan!!!jgn mikirin hak tanpa memikirkan tanggung jawab,,,
Alhamdulillah kalau gaji guru seperti itu dan realisasinya itu januari atau april?
kesejahteraan guru akan terwujud dengan baik jika korupsi dibasmi dari bumi pertiwi oleh karena itu guru harus ikut serta menyelenggarakan pendidikan anti korupsi.
Ya ALLAH,semoga dengan bertambahnya rizki yang engkau berikan kepada para guru dan PNS dnegara ini,,,mereka semakin bersyukur dan bertanggung jawab dengan amanah yang ENGKAU titipkan kepada mereka…dan bukannya ingkar dan lari dari tanggung jawab sepeti kebanyakan yang terjadi di negeri ini…
para pembuat kebijakan tolong relaisasikan kenaikan gaji guru tersebut…di tahun 2010
saya sangat bersyukur ….amiin….
Syukurlah alhamdulillah akhirnya kesejahteraan para pendidik bangsa tak hanya di pandang sebelah mata aja…tingkatkan terus pendidikan di Indonesia…subsidi pendidikan juga kudu di teruskan, agar banyak anak bangsa yang semakin cerdas…
Jangan berharap terlalu besar dari berita ini! sekarang klo belum di tangan blm bs di pastikan. Walaupun yg ngomong menteri keuangan klo belum ada PP atw Perpres g bs di pertanggung jawabkan…….jangan kecewa ya klo tdk benar. Kecuali skrg guru yg sdh punya sertifikat profesi pendapatanya besar skl.
saya selaku pendidik sangat bersyukur sekali atas perhatian pemerintah yang begitu besar pada dunia pendidikan terutama atas naiknya gaji guru, mudah2 an ini bukan janji semata tapi nmantinya ada sebuah realisasi, supaya dunia pendikan kita semakin berkembang dan maju
okelah kalo begitu………..baguuuuuuuuuuuuuuuuuussssssssssssssss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
disaat hari raya baik piket pagi,siang,dan malam selalu dijalani paramedis,lain hal dengan guru murid libur,guru juga libur,masuk jam 8 pagi pulang jam 2 siang,tidak ada mengenal jaga siang,dan jaga malam.dimana anak dan suami harus ditinggalkan saat piket malam.dimana letak keadilan itu……………untuk apa pintar kalau badan sakit.ingat tidak ada yang lebih berharga daripada kesehatan
kenaikan gaji aparatur negara harus adil dan berimbang sehingga tidak terjadi kecemburuan antara yang satu dan lainya.. klw dulu aq sih percaya bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa tp klw yang sekarang banyak orang jd guru karna tergiur oleh gaji yang cukup menjajikan.. buat para guru “harus amanah ya”…
kalian banyak uang masuk . ORANG SAKIT DILARANG MISKIN DAN ORANG MISKIN DILARANG SAKIT. uda jadi motto para orang kes….. guru mana bisa mbak ……..
@yuni
Maaf sebelumnya bila nanti terdapat kata2 yang kasar. Hanya ingin mengingatkan.
Saya bukan guru dan bukan juga paramedis, tapi membaca komentar anda di atas saya jadi menangis dalam hati, sudah mending anda jadi paramedis termasuk pagawai dan dapat gaji dari Negara, seburuk apa pun kondisi suatu negara tak akan pernah bangkrut dan tutup, artinya sampai kapan pun anda akan dapat menikmati gaji.
KENAPA ANDA TIDAK MENSYUKURI REZEKI YANG ANDA DAPATKAN SETIAP BULAN, BAHKAN HANYA MEMANDANG ORANG LAIN (GURU). TIDAKKAH ANDA MELIHAN BANYAK ORANG LAIN YANG HIDUPNYA LEBIH MENDERITA. BAHKAN ANDA MERASA TIDAK MENDAPAT KEADILAN…
Saya hanya bisa berkata “SIAPA SURUH ANDA JADI PEGAWAI, SIAPA SURUH ANDA JADI PARAMEDIS?”
Bila anda keberatan dengan ketentuan yang ada silahkan anda tidak usah menjadi Pegawai.
Seharusnya anda termasuk orang yang intelek dan berpendidikan, tapi kenapa pernyataan anda s\demikian, seolah anda orang yang tidak berpendidikan dan mendasarkan pekerjaan hanya dari bayaran semata, anda menjadi pegawai mengharapkan PAMRIH, bukan bekerja dengan tulus bagi Nusa dan Bangsa.
Sudah syukur jadi Pegawai banyak maunya…
@yuni
Bila anda merasa tidak memperoleh keadilan, silahkan menuntut ke Presiden, bila anda masih merasa tidak mendapat keadilan silahkan anda mengundurkan diri saja dari Pegarai Negeri Sipil buat apa anda jadi Pegawai bila bayarannya tidak sesuai dengan keinginan anda, dan hidup sebagai wiraswastawan saja, silahkan anda rasakan beratnya berwiraswasta dengan penghasilan yang tidak pasti…
SUDAH UNTUNG JADI PEGAWAI DAPAT GAJI TERUS TIAP BULAN, BAHKAN MAU NAIK LAGI GAJINYA 2010 INI, EH MALAH BAWEL… SIALAN BANGET.
SIAPA SURUH JADI PEGAWAI…
wah wah wah……….kenapa jadi pada saling paling berjasa yaaa…padahal kan baru rencana, gimana kalo udah bener2 terealisasi, bisa perang kali antar profesi….., sudahlah ga usah ngiri2 gitu…mungkin emang lagi rezeki mereka (guru).,, sekarang kembali ke diri masing2 z lah…yg lebih penting lagi semua itu bisa di pertanggungjawabkan, terutama di akhirat nanti…..oke cooooyyyyyy…
Guru pahlawan tanpa tanda jasa……… tanpa Dia dunia ini kan buta,
tanpa dia….. generasi muda akan ketinggalan kereta…………….
dialah penerang dimasa yang akan datang……….
selamat…………… smoga lebih profesional…….
salah yang bener guru pahlawan dengan tanda sertifikasi—–kacian dech pada rebutan naik gaji, enakan gue—mo cepet naik haji tinggal makin rajin keliling dagang es cendholnya—- malu-maluin ah..uadah pade jadi pns–ribut aje masalah gaji—-SBY makin seneng tuh —-pegawenya pade berantem —jgn2 devide et impera???? —or — ?????????
memang salah satu pemicu professionalitas adalah remunerasi yang baik,
pelayanan publik selain pendidikan pun seharusnya juga dihargai sama seperti guru…
sebenarnya isu kenaikan gaji untuk guru ini bisa membawa kecemburuan sosial bagi pns di departemen lain yang saya kira sebenarnya tanggung jawabnya tidak kalah besar. sangat disayangkan dana apbn yang sgt besar itu dialokasikan untuk gaji pengajar, jika ternyata sarana, fasilitas dan harga pendidikan itu sendiri yang masih tak terjangkau masyarakat….
buat apa guru kaya dan bisa nyekolahkan anaknya jika anak pegawai pemda/departemen lain, anak petani, anak buruh tak bisa sekolah karena mahalnya biaya sekolah….
””saya sangat setuju gaji guru naik….asal sekolah gratis hingga jenjang sma paling tidak di seluruh negeri…dan…sepadan dengan fasilitasnya””’
sebanarnya bagus juga kalo gaji guru naik….tapi dilihat dari kinerja guru saat ini kayaknya tidak sesuai karena masih banyak guru-guru yang masih mencari penghasilan ilegal terhadap muridnya dan tindakan guru yang kelewatan batas…sebaiknya kenaikan guru ini diberlakukan juga dengan hukuman yang tinggi juga bagi guru yang melanggar…..sebaiknya peningkatan gaji guru ini hanya diberikan bagi guru-guru di daerah terpencil yang sarat akan kekurangan dan yang sudah mengabdi puluhan tahun tanpa kenal lelah……salute buat guru-guru di daerah
Apakah komentar menteri keuangan ini bisa dipertanggung jawabkan? klo hanya memberi berita palsu akhirnya guru hanya kecewa,lbh baik lain kali klo berkomentar yg tdk memberi janji palsu. sayang setingkat menteri klo bicaranya tidak terbukti.
Alhamdulilllah saya dari dulu bangga jadi guru walaupun saat itu gaji guru sangat kecil shgga guru mendapat sebutan umar bakri banyak orang yang tidak menginginkan jadi guru.
Kalau sekarang gaji guru ada perbaikan kami sangat mensyukurinya berarti Allah sedang mengangkat derajat dan martabat seorang guru. Memang sudah seharusnya pemerintah memperhatikan nasib guru. kami hanya dapat mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan SBY. Semoga kita para guru bisa lebih serius lagi dalam memperjuangkan pendidikan di Indonesia.
salah yang bener guru pahlawan dengan tanda sertifikasi—–kacian dech pada rebutan naik gaji, enakan gue—mo cepet naik haji tinggal makin rajin keliling dagang es cendholnya—- malu-maluin ah..uadah pade jadi pns–ribut aje masalah gaji—-SBY makin seneng tuh —-pegawenya pade berantem —jgn2 devide et impera???? —or — ?????????
PNS selain guru jangan iri dulu. karena yang dapat seperti itu masih sangat sedikit artinya tidak semua guru.
setuju……………………………………………………………………………………….
Tlng rasional dikit dong,kl yang nggak setuju kenaikan jgn komen yang berlebihan
Jgn lupa peran guru sehingga kalian jg bisa bekerja sekarang!!
Jangan sewot juga kamu baru di ksh janji aj setengah mati……..siap2 kecewa ya!
la u qo’ sewot juga…..?
mangkanya jadi guru donk byr bisa merasakan gaji yang baru….
Skrg sudah tgl 8 Januari 2010…………belum ada kenyataan apa yg disampaikan menkeu Sri Mulyani bahwa tahun 2010 gaji guru naik lebih dari 50%, tanda2 saja blm ada. Selamat kecewa para guru di Indonesia. tp bagi para guru yg sdh sertifikasi pasti tidak kecewa karena terima gaji dobel. ingin iri rasanya malu,padahal yg sdh sertifikasi kerjanya juga sama saja. inilah korban kebijakan pemerintah,betapa malang nasibmu kini……lebih2 guru honor sabar ya! temanmu ini g bs apa2 selain ikut prihatain saja melihat nasibmu. Bapak2 pembuat kebijakan bisa ngga’ sih membuat aturan yg agak adil coba gmn adil gr prof trm 5jt, gr pns tm 3jt, guru honor trm 200rb.
kenapa hanya guru yang selalu naik gaji lebih??,padahal sesama pegawai negeri seperti pegawai pemda mesti di fikirkan,kan sama-sama pegawai negeri jg…
Saya kurang setuju pemberian sertifikasi kepada guru yang hanya bertitel S1 dan berusia 50 tahun, alangkah baiknya bila yang diberi tunjangan, guru yang memang benar loyal dengan pekerjaannya dan guru yang berprestasi, jadi paling tidak dengan cara demikian para pendidik (guru) akan bersaing untuk bekerja dengan lebih baik dan InsyaAllah mutu pendidikan kita akan meningkat.
Bagaimana mau di realisasi pak guru !!!!!!!!……………BANK CENTURY aja belum beres………. !!!!!!!!!!
yang penting gaji guru naek…………………he3x
bagi saya kenaikan gaji guru seharusnya melihat status lama masa kerja sehingga meminimalkan aspek ketidak adilan. kan aneh jika guru yang baru 1 tahun menjadi PNS dengan Gol IIIA karena berpendidikan S-1 akan sama dengan Gol IIIA yang sudah mengabdi puluhan tahun. bagaimana pula menyikapi jika kenaikan gaji dikaitkan dengan sertifikasi yang ternyata kevalidan penilaian dalam sertifikasi sebenarnya masih banyak dipertanyakan. bagaimana sebenarnya penghargaan yang layak dan pantas bagi guru jika peraturan-peraturan yang mengaturnyapun masih belum sepenuhnya tersosialisasikan dan dibakukan dengan jelas dan sesuai kaidah pendidikan yang mengedepankan kebenaran dan menjunjung aspek kejujuran!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1
Setuju aja gaji Guru dan Dosen naik tapi dengan syarat semua sekolah dari SD (SEKOLAH DASAR) s/d PT (PERGURUAN TINGGI) Bebas biaya ( GRATIS ) tanpa syarat mau sekolah Reguler, Bilingual, RSBI / SBI Semua Gratis tis tis tis……………………………………………………………………………………………………………………Oke dan jangan ada bisnis di sekolah apalagi wajib membeli buku paket ket ket ketek bau…………………………..
Kalau sekolah tidak gratis mendingan gaji guru dan dosen diturunkan aja 50 % setuju ?????????? pasti setuju dong………………..he..he.
saya sangat tidak sependapat, karena tidak mudah membuat sekolah gratis.. semua butuh proses……
siapapun dia dan sebagai apapun dia, dalam sudut pandang agama tak ada orang yang kaya kecuali kebesaran jiwa, tak ada orang yang bernahagia kecuali bersyukur, kalau anatara profesi yang satu dengan yang lain dibanding-bandingkan janganlah yang satu seolah-olah lebih penting dan yang lainya jangan merasa tidak penting, yang terpenting adalah jalankan fungsi dan tugasnya dengan sepenuh hati, kalaulah sekarah pemerintah sedang menyoroti dan memprioritaskan salah satu profesi maka yang lain hendaklah bersabar. gitu aja kok repot. mari bangun Indonesia sesuai dengan bidang kita masing-masing. OK!!!!
Tapi bagaimana jika nasib guru honorer yang teranulir dari program GBS selain tidak terangkat sebagai CPNS juga tidak terjaring dalam program sertifikasi, maka kami meminta kepada pemerintah untuk dapat mengupayakan kesejahteraannya, gaji kami hanya Rp. 200,000,- perbulannya,
1. bagaimana nasib anak – amak kami ?
Kami berharap pemerintah membuka program GBS lagi, …………………… Kasihanlah kami, ….?? kami semua honor sudah 15 tahun dan ada yang 20 tahun ? Hutang di mana- mana ? biaya anak untuk sekolah dan biaya kontrakan ?
Kalau dipikir2 manalah mungkin pemerintah mau menaikkan gaji guru sekarang ni, apalagi bu sri mulyani lagi kacau diperiksa pansus century. Apa mungkin guru2 diingat lagi sama dia? Apa janji yang dibuat 2009 kemaren uda ada peraturan yang merealisasikannya? Kalau belum….yah jangan berharaplah tahun 2010 gaji guru naek 50%. Doa in aja para penguasa di atas masih ingat nasib guru, pendidik, dosen dan meningkatkan penghasilannya. Tapi boro2…………..kayaknya malahan bu Sri Mulyani udah mau di reshufle pula! Kasian ……..memang gak selamanya kita di atas…..roda terus berputar! Bersabarlah para guru……….mungkin setelah kasus century tenang……..gaji guru dinaekkan!
kenaikan gaji guru sangat perlu… baik guru PNS, NON PNS ataupun swasta, karena semua guru tidak boleh di beda-bedakan, agar tidak terjadi kecemburuan antara guru PNS dan Non PNS karena, Semuanya adalah pendidik….
kenaikan gaji semua pegawai sangat didambakan,tidak terlepas dari PNS (guru,tni/polri,medis,…dsb). tapi yang menjadi perhatian saya setiap gaji pns mau naik atau dipastikan naik kebutuhan bahan pokok pada naek mendahului gaji PNS (yang dijanjikan itu). jadi “anggeur-nageur wae” kenaikannya tidak bisa dirasakan.
Kalau dari pandangan saya, kebanyakan guru yang telah menikmati uang sertifikasi kinerjanya biasa-biasa saja tak terlihat meningkat secara signifikan (lagunya masih seperti dulu), karena uang sertifikasi mereka anggap sebagai rezeki seperti mendapat durian runtuh……………………… Aduuuuuuh gimane tho Pak, perlu pengawasan yang lebih kaliiiiiiiiiiiiiii!!??
sapa suru tdak mau jadi guru, itu kan berkatnya guru. ko sewot sekali ….. iri ya……
sepertinya anda bukan seorang guru,karena guru selalu memberikan contoh yang baik dalam berkata dan berakhlak.
mohon maaf kalau komntr ini menyinggung perasaan saudara. siapa suru tidak mau jadi guru,,,jngan sirik ya…itu kan berkat nya para guru
setuju bangetz…………………….
gaji guru naik horee, namun sy kecewa dg pelaksanaan sertifikasi yg tdk adil, guru masa kerja 20 kalah sama guru masa kerja 10 thn
>>>
sebelumnya saya mohon m’f pa bila di dalam koment saya terdapat kt” yang menyinggung…..
Memang sudah selayaknya guru menerima kenaikan gaji.
karena semuanya tu bermuara dari guru.Tanpa guru INDONESIA tidak akan pernah mengerti pa yang dimaksud akan budi pekerti.Jadi apakah salah jika guru mendapatkan separuh penghargaan atas kerjakerasnya selama ni u/ mendidik anak bangsa????????
saya sebagai guru…merasa bersyukur adanya kenaikan gaji guru melalui tunjangan profesi (sertifikasiI
tapi kuotanya masih sedikit , dan banyak yang tidak relepan…yang dilihat hanya pendidikan saja tapi tidak dengan kerjanyaaa. tidak sedikit guru yang aktif pendidikan hanya D2 , tapi yang pendidikan s1 malah santai dan dapat tunjangan… saya mohon para pengambil kebijakan di tinjau ulang…..supaya adil..terimaksih.
Walopun sy bukan dari tenaga pendidik or paramedis… sy ikut senang gaji guru naik, tapi apakah tidak ada perhatian khusus untuk GTT (GURU TIDAK TETAP) yang jauh di pelosok sana.. di lereng gunung…minim listrik…transport sulit…jauh dari informasi koran, majalah, TV tdk punya, tempat hiburan, toko buku, apalagi internet.. tapi pengabdiannya serta perjuangannya jauh lebih besar (untuk mencapai sekolah dalam menunaikan tanggung jawab sbgai pendidik harus berjalan hingga puluhan kilometer… belum lagi bila musim hujan…) sya mohon berilah secercah harapan untuk beliau2x pahlawan pendidikan qta & melihat secara langsung kehidupan beliau yang dipelosok desa.. JANGAN HANYA GAJI GURU DINAIKKAN… TAPI YANG UTAMA PERBAIKI JUGA BANGUNAN FISIK SEKOLAH YANG RUSAK & BIAYA OPERASIONAL GEDUNG SEKOLAH DI SELURUH INDONESIA… PELOSOK – KOTA… SABANG – MERAUKE….BIAR PARA SISWA/SISWI BISA BELAJAR NYAMAN & BIAR TIDAK ADA PUNGLI 100 x yang mengkambinghitamkan SUMBANGAN/ UANG GEDUNG TANPA ADA REALISASI PERBAIKAN… jangan hanya NATO (NOT ACTION TALKING ONLY) so ANGKAT jd PNS GTT yang mengabdi di desa dng GAJI YANG LAYAK… Kasihan beliau2x… semoga BU SRI MULYANI… bisa memberikan KEADILAN & MEWUJUDKAN HARAPAN RAKYAT INDONESIA (PARA PAHLAWAN PENDIDIKAN…) .. Amin…
Berita-berita ! Agar tidak menimbulkan salah persepsi supaya teliti. Masak Gaji guru naik ? Selama ini jika naik kan semua PNS bukan guru saja !!! Teliti dong !!! Gaji guru melebihi camat ?? jelas saja yang dilihat guru IV/a atau lebih dengan masa kerja di atas 30 tahun, sedangkan camat yang dilihat baru IV/a atau di bawahnya dengan masa kerja kurang 25 tahu !!! Kalo membandingkan yang selevel ah ah ah !!!
Guru itu yang nambah TUNJANGANnya bukan “gaji” ….. Camat atau pejabat lain ada tambahan fasilitas, rumah, kendaraan etc. Buat berita yang teliti ah.
saya hidup di lingkungan guru dan dosen. namun melihat kebijakan seperti itu rasanya kurang adil. guru begitu banyak diberi keistimewaan, ada sertifikasi yang mestinya diubah menjadi lebih logis. jam kerja yang dibandingkan dengan pns lain begitu longgarnya. dan maaf saja kualitas guru tidak semua bisa dibanggakan banyak guru yang kualitasnya wajar dipertanyakan . meskipun banyak guru sd yang kuliah s1 tapi kuliahnya senin kemiis yang penting ada tanda tangan hadir, bikin skripsi saja banyak yang copy paste diborongkan ke satu orang yang biasanya juga profesinya guru. pendidik macam apa ini? mestinya sri mulyani melihat realitas. yang berjasa tidak hanya guru, semua profesi memiliki peran bahkan banyak profesi yang memiliki beban dan tanggung jawab yang lebih besar dari guru. perlu formula khusus agar lebih adil untuk semua.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa gaji pendidik, guru, dan dosen akan mengalami kenaikan hingga lebih dari 50 persen pada 2010.
Itu kan maunya bu Sri Mulyani gaji guru naik 50%, tapi apakah betul? Wong tabel gajinya belum ada, nah kalau naik 5% itu mungkin. Kalau naik 50%, Untuk guru biasanya, orang lain ngiri.
Sedangkan sertifikasi saja, pembagiannya nggak adil, contoh : didalam satu sekolah saja ada guru yang sudah PNS diatas 30 Tahun belum setifikasi, bahkan ada guru yang sampai pensiun tidak kebagian sertifikasi, tapi ada guru baru, PNS kurang dari 2 tahun sudah sertfikasi.
Pengalaman Saya: sudah kumpulkan forto folio tahun 2009, tapi nggak dipanggil,setelah saya cek ke sudin, ternyata saya ditulis dalam laporan pengumuman nggak lulus PLPG, padahal saya nggak pernah dipanggil. Ada beberapa orang yang mengalami nasib seperti saya. Trus Jatah orang-orang yang dinyatakan nggak lulus PLPG diganti siapa???????????????
itulah saudaraku berarti pemberian sertifikasi tidak fair.. guru baru 2 tahun sudah mendapatkan sertifikasi kan terlalu,,karena pemberian sertifiaksi hanya mengacu pada gelar sarjana walaupun baru lulus akan mendapatkan sertifikasi. apakah keahlian, pengabdian dan profesionalitasnya sudah dapat dinilai dari seseorang yang baru mengajar 2 tahun. semua itu karena aturan undang-undang yang mengatur. akhirnya banyak jalan menuju roma demi mendapatkan sertifikasi, apakah itu pendidik yang baru 1 tahun kek 2 tahun kek bahkan yang 30 tahun lebih usaha keras lagi dengan memaksakan ijin belajar dan lain-lain. yang harus ditinjau ulang ya undang-undangnya dulu….
saya tidak setuju, pembangunan negara ini mestinya memperhatikan faktor keadilan. kalau salah satu bidang mengalami peningkatan kesejahteraan, mestinya bidang-bidang yang lain mestinya sama, bukan parsial. kalau gaji guru naik lebih besar itu namanya tidak ada keadilan. sebelumnya para guru sudah menikmati gaji tambahan yang besar dari program sertifikasi (sekitar Rp.12 juta/setengah semester).apa bidang pendidikan lebih berjasa daripada bidang yang lain? saya kira sama sekali tidak benar. pilihan menjadi guru adalah pilihan profesi bukan pilihan pengabdian. saya kira kebijakan menganakemaskan guru perlu direvisi, sebelum timbul kecemburuan secara masal yang dapat menimbulkan ketidak harmonisan dalam negara ini.
th 2009 malahan janjinya 100 % ingat nggak ya ?
sebetulnya sih semua akhirnya kembali kerejeki masing-masing. soal pemerintah ingat kenaikan gaji atau tidak. yang penting pekrjaan harus berlanjut demi hidup
perlu dipertimbangkan tuh
kenaikan cepat
Ya kenaikan jangan hanya guru PNS aj tapi perhatikan juga guru honorer,mereka juga sama manusia butuh sandang,papan,dan pangan untuk kehidupan yang layak,bayangkan saja guru honor dengan gaji 300.000 per bulan di kota mana cukup,belum transportnya,GURU HONORER JUGA SAMA MANUSIA PAK,TOLONG DIPERHATIKAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Jangan sampai hukum rimba berlaku>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>Wahai para GURU HONORER DI SELURUH NUSANTARA kalau pemerintah tidak mensejahtrakan kehidupan kalian,ayo sama-sama kita perjuangkan dengan jalan apa saja,yang penting tidak merugikan rakyat.
Kasihan tuh para guru…………..janji kenaikan gaji itu belum tentu betul lho.
Uang untuk anggaran naik gaji guru udah dilarikan ke Bank Century(itu rahasia-tapi ta bongkar aja supaya tau semua…)….Nanti kalo udah dapat kenaikan gaji beneran baru para guru boleh seneng…..jangan mimpi duluan, nanti setresssssss…..
seharusnyalah yang dinaikkan gaji sebesar 50% adalah para aparat keamanan kita yang sekarang ini lagi fokus 24jam nonstop menjaga keamanan negara Indonesia kita tercinta ini dengan mengorbankan segenap jiwa raganya terutama kepada aparat keamanan yang berpangkat rendah
Sudah waktunya , n sangat setuju , Yang lebih penting realisasinya.
ya syukuri apa yang ada. kalo memang pemerintah maunya begitu ya mau diapakan. jd guru atau jadi pns apapun yang penting pengabdian aja. jadi perawat, kalo nggak ada yang sakit kan enggak ada kerjaan. jadi guru, kalo nggak ada murid kan enggak ngajar. kalo enggak ada guru pastinya enggak bakalan ada perawat trus mau digimanain tu orang sakit. gitu aja kok repoooooooooot.
ya intinya syukuri yang udah ada. kalo gitu alih profesi aja jadi guru. biar ntar enggak ada yang ngerawat orang sakit. jepang aja sehabis perang dunia kedua yang dicari duluan berapa banyak guru yang masih hidup, bukannya nyari jumlah perawat yang masih hidup…… tu dipikirin aja sendiri. mana yang lebih baik. ayam ato telor. ada telor kalo nggak ada ayam ya bakalan enggak ada generasi lagi tu…..
jangan dulu terlalu percaya sama yang belum kita terima, sejak zaman bu mega janji kesejahteraan guru sudah bagai angain surga, tapi nyatanya gini-gini juga. apalagi kalau ada yang iri dengan janji subhanallah…….
setuju…..
w harap ama pemerintah naikin gaji guru sekolah minggu juga
wakakakakakakaka…………………….
Alhamdulillah.Ini berdampak profesi guru lebih diminati generasi muda.Tidak seperti zadul.Nasib dan kesejahteraan guru diabaikan.Namun diharapkan kualitas dan SDM para guru juga harus ditingkatkan agar nantinya dapat mencerdaskan peserta didiknya.Selamat bagi para guru di Indonesia.
semoga dengan kenaikan gaji guru sebesar mencapai bahkan lebih dari 50% bisa membuat UAN tidak jeblok ….
gaji guru naik..kinerja gitu gitu ajah
Setuju,:
Mengingat mendidik siswa jangan di bilang gampang dan mudah
april 2010, blom ada kabarnya tuh makhluk yang 50% itu, yang ada 5%. Ga semua dapat kali
Kalau iya Alhamdulillah , Kalau tidak juga Alhamdulillah kalau Rizi kita sudah di atur oleh yang maha kuasa mau apa lagi, tak usah ter makan omongan yang belum tentu benarnya, karena kita akan kecewa . syukurilah apa yang sudah kita terima itulah Rizki kita , mudah – mudahan Allah memberi Rizki yang dia kehendaki untuk kita semua … Amin
memang pemerintah pilih kasih,,,,, terlalu memanjakan profesi pendidik. itu berarti pahlawan tanda jasa harus dilepas dulu. yang membangun bangsa ini kan tidak hanya pendidik.
Matur nuwun nek bener-bener terealisaikan, kula namung Oemar Bakri manut-manut mawon. Mugi-mugi sanes janji ingkang muluk-muluk. Buktikan ayo Pemerintahanq yang maju. Bravo just 4 you!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Salam dari Keluarga Besar SD Negeri Jenang 01 Kec. Majenang
Kasihan sekali ya yang PNS biasa….. selamat buat tenaga pendidik….
shi……p!!!
smoga akan tercipta generasi2 bangsa yg cerdas, krn dg meninkatnya kesejahteraan guru, mka kualitas guru akan meninkat jg
wahhh.hebat pemerintah.selalu memanjakan pegawainya saja,
kami sebagai petani hanya bisa berdo,a…kapan harga pupuk turun dan penghasilan naik 01 %.
saya setuju gaji guru naik .walaupun saya bukan guru karena me3mang rejeki guru mau diaPAKAN LAGI.,kalau yang iri dengan kenaikan gaji guru ,kenapa dulu nggak sekolah jadi guru……(iya kann………….),,hadapi saja realitas hidup ,jadi kalau mau naik gaji buka usaha lainlah, jangan hanya mengandalkan gaji ,,itu bodoh namanya hahahahahahahh……….. kapan mau kayanya
Jam kerja guru tdk sbanyak pns lain itu betul tapi tanggung jawab kami para guru melebihi pns dr instansi lain krn kami brtanggung jawab trhadap masa depan anak bangsa ini. Saya brharap para guru dimanapun berada tolonglah jangan hanya mengajar tapi yang paling penting adalah mendidik anak bangsa ini agar punya kepribadian yang hebat dunia akhirat sehingga bangsa ini bisa menjadi bangsa yang tida korup dan menjadi bangsa yang besar sebesar luas dan kekayaan bagsa ini AMIEN
setuju. tapi tu sesuai dengan kinerja guru …
enak dong jadi guru, naik pangkat dua tahun sekali sementara pns lain empat tahun sekali, dengan masa kerja yang sama guru punya pangkat 2x lebih tinggi dari pns lain, gaji lebih tinggi dari pns lain, libur pun lebih banyak dari pns lain, belum lagi pahalanya juga lebih banyak, yang kurang tanda jasanya..
baik pendidik, guru, para medis, dan semua profesi legal lainnya sangat dibutuhkan oleh negeri ini semoga semua jadi pegawai yang profesional, netral dan sejahtera, tahniah untuk para guru
Hanya orang gila yang ikar akn orang tua dan guru yang mendidiknya betapa sulit di jaman sekarang orang yang dapat bersukur terhadap jasa guru meskipun mereka berhasil, para hakim, dokter,bahkan mentri . Kalau insinyur buat mobil di gaji tinggi para dokter digajih tinggi yang memproduk insinyur, dokter bergaji rendah maka negara ini akan hancur, lihat kebangkitan jepang dia memperbaiki akan keberadaan guru yang tersisa bukan yang lain karena itu jepang maju.Coba lakukan survay pasti banyak anak guru dan dosen tidak akan mau jadi guru dan dosen seperti orang tuanya karena hidupnya sangat sengsara.
ya gak di kampus ya gak dirumah bekerja untuk bangsanya mengevaluasi dan mempersiapkan perkuliahan di hari esoknya. Tetapi bila beliau ingkar dan mau bekerja di luar guru tentu gajinya akan berlebih mengapa dia mau jadi dosen, guru kalau kemampuannya bekerja di luar bergaji besar. karena semata hanya pengabdian.
Wahai bangsa Idonesia kalau ingin jaya maka belajarlah dan tanpa guru akan menjadi bangsa rendah dimata dunia
…istilah Jawa Timur-nya …mbujuki!!!!!! Membohongi!!!! Menipu dllll terutama untuk propinsi Jawa Timur….apalagi Kota Surabaya….sertifikasi guru di daerah lain sudah cair..di Kota Surabaya..malah diembat. Tolong inspektorat atau siapa saja yang bisa menyelikidi….
Kalo APBN kita jumlahnya 1000 trilyun, anggran pendidikan kita 20% x 1000 Trilyun= 200 trilyun. Kalo masing2 minta 20% maka APBN hanya cukup 5 departemen? Departemen lainnya ga usah dikasih anggaran aja!
Kalo di jepang guru2 emang jempol. Buktinya sekarang sudah mandiri & maju pesat. Hal ini karena mereka mikir serius dlm membuat kurikulum pendidikan, sehingga arah pendidikan bangsanya manjadi jelas dan hasilnyapun tampak jelas. Tapi kalo di Indonesia sudah seperti itukah?
Kurikulum pendidikan amburadul, setiap tahun ganti arah, tujuannya hanya untuk menghabiskan dana. hasilnyapun ga’ jelas. Hasilnya? yang jadi ekonom juga hanya mikirin kepentingan sendiri, didekti para kapitalis, lupa rakyat di pelosok yang susah makan. Yang jadi politikus juga cuma jadi tukang ngomong, & opportunis. Apalagi yang jadi polisi, hakim, jaksa, pengacara! lebih kacau! Ini semua produk pendidikan kita yang gagal! Gitu masih minta dimanja! mentang-2 jumlah personelnya banyak, kalo ga dituruti trus demo!
Gak ada yg berbeda buat smua orang yg mengabdi buat negara. Nilai kesejahteraan yg diberikan bergantung pada sejauh mana profesi itu dapat membangun negara ini. Harus diakui, guru mempunyai peranan penting dlm membangun bangsa yg maju, cerdas dan bermoral. menjadi seorang guru profesional tdk semudah apa yg kita bayangkan. Waktu bekerja disekolah emang relatif singkat.Namun sepulang sekolah guru juga tetap bekerja misalnya: mengevaluasi hasil kerja siswa, mempersiapkan rencana pembelajaran esok harinya,mempersiapkan strategi mengajar yg tepat, dll.jadi sudah selayaknya kesejahteraan guru diperhatikan.jangan biarkan guru itu sendiri yg memikirkan kesejahteraannya agar guru dpt lebih konsentrasi penuh dlm menjalankan tugas yg sesungguhnya. Kl menurut saya sangat banyak guru yg tdk profesional saat ini. alasannya, karena mereka sendiri yg memikirkan kesejahteraannya sehingga mencari pekerjaan tambaha. Hal itu terpaksa dilakukan, karena bagaimna mungkin seorang guru dengan gaji minim tega melihat anaknya sendiri tdk mampu untuk menjadi seorang sarjana dengan penghasilan minim tadi. Namun, tetaplah bersyukur atas apa yg tlah kita miliki.. Trims
Saya sangat bersyukur jika apa yang disampaikan oleh Meneteri Pendidikann itu benar. Namun Anggaran Pendidikan yang mencapai 20% tidak begitu gembira kami tanggapi, karena dari 20 % tsb. tidak serta merta Gaji Guru akan meningkat, tetapi anggaran tsb. lebih banyak menjamah pembangunan sarana dan prasarana sedangkan kami hanya kebagian bangganya saya anggaran pendidikan.
Sekolah yang bagus, sarana yang lengkap belum tentu kami para guru dapat membiayaai anak kami kuliah.
Yang kami inginkan bukan besaran anggran Pendidikan yang tingginya samap 20 %, tetapi bagaimana Pemerintah memberikan kami gali yang dapat menjangkau biaya kuliah, sekolah anak-anak kami
kenapa guru menjadi anak emas, apa kelebihannya bagaiman dengan para PPL, petugas Medis , pegawai Perpustakaan kapan dioerhatikan nasibnya. Guru banyak liburnya, gajinya lebih gede apa logis dan tidak menimbulkan iri hati dan akan berdampak kecemburuan antar PNS, hati-hati dong dalam membuat kebijakan yang menyangkut kepentingan luas
Kalu saja di Tanah Indonesia ini masih ada yang ngiri dan cenderung merendahkan derajat guru hanya dengan mendapat tambahan penghasilan melalui tunjangan pfofesi yang proses untuk mendapatkannya sedemikian rumit dan kalaupun sudah lulus masih harus menunggu sekian lama untuk bisa cair tunjanganya. Maka wajar jika Bangsa Indonesia ini akan terus menjadi bangsa yang tertinggal bahkan akan semakin terpuruk memasuki dunia korupsi yang dilakukan para pejabata dan PNS yang Non Guru.
Siapapun anda yang coba-coba tidak mendukung bahkan ingin menghapuskan UU tentang Guru dan Dosen dan ingin mengubah kebijakan 20% anggaran pendidikan maka saya menyatakan anda adalah musuh kami semua guru di Indonesia. Mau jadi apa anak-anak bangsa di masa yang akan datang kalau anda sudah tidak suka kepada guru.
Berpikirlan maju jangan primitif terus …. malu sama bangsa lain… dengan kualitas pendidikan yang rendah. Anda yang ngiri sama guru …. buktinya bisa berpendapat … bisa jadi pegawai kesehatan dan lain-lain…. apakah itu mantri….. jasa dokter……????? Mikiiiiiiiiirrrrrrrrrr !!!!!!!!! Kalau anda tidak suka kepada anda adalah musuh saya…..
amiiin, itu kalau guru pegawai negeri, tapi kasihan kalau guru swasta, mereka kerja profesional, namun salary pas-pas-an.
Hanya dari Tuhan Yang Maha Kaya dan Pemurah, rejeki itu hadir.
Yang penting:
1. Kerja guru harus profesional carier bukan social karier
2. Ilmu pada diri guru mesti bertambah terus, yooook kuliah lagi
3. Murid kita mesti kita benahi etika hidupnya, pinter boleh, sopan-santun and mandiri wajib ain.
Maaf yo, kalau ada salah kate.
Wah mbak Resi berita ini benar-benar gosiiiiip aja. Ini berita thn 2008, realitasnya gak ada. guru hanya diberi janji dan skrg yang terealisasi tambahan 250 rb per bulan. Kl berita ini sdh saya baca thn 2008 bahkan Bapak SBY dan mendiknas jg ngomomng. Tp yaaaaaaaaaa cuma tinggal ngomong.
PNS lagi, PNS lagi… bosan saya denger PNS……. negara ini sudah tidak ada masa depannya….pemerintah hanya memntingkan PNS….emang berapa persen dari rakyat indonesia yang jadi PNS…..pemerintah sudah gagal memberikan jalan kesejahteraan bagi rakyatnya, yang diurusai cuma PNS aja……..
Betullllll…Guru lagi,,,guru lagi..Sudah bisa menghonor, eeee mo minta PNS lagi,,alasan gaji kurang, tapi koq milih jadi Guru ya,,..Yuk rame-rame milih pekerjaan jadi Guru,, mo bisa ngajar pa nggak yang Penting pilihlah Guru,, kan enak, selalu diperhatikan Pemerintah, dapet Tunjangan Transport, tunjangan Profesi, tunjangan daerah terpencil, dana BOS, dana Rutin duh…enaknya…
dulu ketika jamannya umar bakri banyak orang tua yg bilang pd anak2nya : ” ee…… jgn mau jadi guru gjnya kecil untuk makan saja tidak cukup……”, skrng giliran guru sedikit diperhatikan kesejahteraannya oleh pemerintah, rame-rame menghujat guru,maunya apasih ….?, itulah manusia gampang sekali melupakan jasa orang lain
KAPAN KENAIKAN GAJI ITU AKAN UMUMKAN…….
KAPAN TENAGA HONORER GURU AKAN D PERTIMBANGKAN…..
WALAUPAN SAYA BUKAN SEORANG GURU ..SAYA SANGAT MENGHARAPKAN KEMAKMURAN SEORANG GURU….
tlg jangan d marjinalkan.Guru, PNS TNI/Polri semuanya sama-sama mengabdi pada negara.
para guru juga harus yang bener, jangan ada pungli lagi, guru juga harus mengerti bahwa masih banyak walimurid yang susah nyari duituntuk biayai anak sekolah, mungkin ga punya gaji seperti para guru, bahakan jadi buruh yang kasar dan kecil penghasilan…..
Kalo nanti dah naek ingat ya anak murid jgn pd digamparin, ditendang pa lagi di cabuli jgn kaya yg udah2, kan skrng dah pada kaya jd ga mikirin beban hidup lagi, gmana mau maju kalo sekolah, salah sedikit diseksa namanya jg anak2 maklumin aja
Kalo nanti dah naek ingat ya anak murid jgn pd digamparin, ditendang pa lagi di cabuli jgn kaya yg udah2, kan skrng dah pada kaya jd ga mikirin beban hidup lagi, gmana mau maju kalo sekolah, salah sedikit diseksa namanya jg anak2 maklumin aja
Banyak yang mengira pekerjaan guru itu ringan, padahal berat dan penuh resiko, sebagai contoh apabila ada bekas muridnya yang menggunakan uang negara alias korupsi, selama hidupnya merasa berdosa dan bersalah. jam kerja gurupun sekarang sudah tidak seperti dulu lagi, terlebih bagi mereka yang mengajar di pelosok – pelosok, banyak yang mengalami perjalanan jauh. seorang PNS lain apabila perut lapar bisa bilang “seebntar ada urusan mohon tunggu sebentar !” seorang guru SD siswa ditinggal pergi cari makan….bubarrrrrrr……….. maaf jangan remehkan pekerjaan guru, semua pekerjaan ada konsekwensinya masing-masing. mari kita berkarya dengan ketulusan, semua ada hikmahnya. semoga Tuhan memberkati kita semua dalam karya kita masing-masing.
Gaji Guru Naik tapi biaya pendidikan makin tingg sayang mutu pendidikan rendah,….
katanya guru pahaan tanpa tanda jasa sekarang khoc minta kesejahteraan yang fantastis,…?
seharusnya para pendidik menyadari hal ini
Kenapa… ? pada ngiri sama gaji guru ya… wajar aja deh.. kalo kerja guru tu sekarang mulai dikasih imbalan yang layak biar nasbnya nggak kayak ‘Umar Bakri ‘ . guru tu tanggung jawabnya berat… masalahnya tiap hari yang di hadapi tu benda hidup bukan benda mati yang kalo lagi kerja bisa ditinggal sebentar buat cari makan atau shoping sesuka hatinya seperti yang lain , “masa” jam kerja ko’ pada belanja ke swalayan. kalo guru kan nggak bisa ninggal kerja buat shoping2an . nah… itu waktu jam kerja… malam harinya guru tu juga masih kerja meres pikiran lagi padahal yang lain udah pada nyenyak… guru ketak-ketik lagi buat nyiapin materi pelajaran yang akan diberikan besok. kalo udah siap baru nyenyak deh… tidurnya… esoknya… bangun dng persiapan mengajar yang baik demi mencerdaskan anak2 didiknya . bekerja lagi mulai dari otak , mulut , tangan, kaki semua anggota tubuh nggak ada yang diem… coba kamu bayangin… kalo hal itu dilkukain sesiang hari & setiap hari apa nggak capek….. makanya sertifikasi adalah imbalan yang sudah sepantasnya diterima oleh guru
soal besar kecil gaji gak masalah,yang penting asal tempat kerja dengan tempat tinggal dekat,apalagi dipermudah soal mutasi…Piye jal…?
saya Guru Agama Islam SD di kab.Batang Pingin pindah ke Temanggung,siapa mau tukeran ?